Lihat Keseriusan Bobby Atasi Banjir, Warga Izinkan Lahannya Dijadikan Drainase

Sebarkan:

MEDAN - Guna mempermudah blusukan yang dilakukan di Jalan Bajak V, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (24/2/2022), Wali Kota Medan Bobby Nasution mengendarai sepeda motor dengan membonceng Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman. Selain banjir, drainase dan jalan rusak, lampu jalan yang mati menjadi keluhan warga sekitar.

Kedatangan orang nomor satu di Pemko Medan itu disambut gembira warga sekitar. Sebab, kawasan mereka tinggal luput dari perhatian Wali Kota sebelumnya. Oleh karenanya kedatangan menantu Presiden Joko Widodo itu diharapkan dapat mengatasi persoalan yang selama ini mereka rasakan.

Seperti pengakuan seorang ibu rumah tangga, saat banjir menggenangi jalan, kakinya sempat terperosok dalam lubang gorong-gorong sehingga menyebabkan luka. Oleh karenanya ia maupun ibu-ibu yang lainnya berharap agar persoalan banjir dapat diatasi, termasuk perbaikan Jalan Bajak V yang rusak sehingga warga merasa tenang dan nyaman melintas. "Tolong Pak Wali, segera atasi masalah banjir dan jalan rusak ini," kata ibu-ibu yang mendatangi Bobby Nasution saat peninjauan.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu pun langsung tersenyum. "Justru itu ibu, kedatangan saya bersama Pak Sekda kemari bersama sejumlah pimpinan OPD untuk mengetahui apa yang dibutuhkan warga. Insya Allah, apa yang ibu sampaikan segera kita tindaklanjuti," ungkap Bobby Nasution.

Untuk mengetahui apa yang menjadi pemicu banjir di kawasan itu, Bobby Nasution pun menyusuri Jalan Bajak V. Saat penyusuran, seorang warga datang menemui dan menjelaskan pemicu terjadinya banjir. Dikatakan pria bertubuh kurus tinggi, persoalannya ada di Gg Bahagia. Sebab, air tidak mengalir dengan lancar ke drainase utama di Jalan Sisingamangaraja untuk selanjutnya disalurkan ke sungai akibat drainase di Gg Bahagia kecil sehingga terjadi back water.

Bobby Nasution pun langsung minta diantarkan warga tersebut ke lokasi yang dimaksud. Apa yang disampaikan warga itu benar, Bobby mendapati drainase di Gg Bahagia kecil sehingga aliran air menuju pembuangan kecil sehingga terjadi back water yang menyebabkan banjir. Untuk mengatasinya, drainase harus diperbesar.

Kemudian Bobby Nasution berkomunikasi dengan salah seorang warga. Di samping rumahnya ada lahan kosong berukuran sekitar hampir 2 meter. "Apakah bapak mengizinkan tanah ini dijadikan drainase untuk mengatasi banjir?" ujar Bobby kepada pemilik lahan. "Saya setuju Pak, agar banjir bisa diatasi," jawab pemilik lahan.

Bobby Nasution selanjutnya menginstruksikan kepada Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Topan OB Ginting untuk segera menindaklanjutinya, termasuk mengatasi Jalan Bajak V yang rusak. Sedangkan lampu jalan yang mati, Bobby minta Kadis Kebersihan dan Pertamanan SI Dongaran secepatnya memperbaiki sehingga masyarakat tidak kegelapan saat malam tiba.

Usai peninjauan, Kadis PU Topan OB Ginting mengatakan, persoalan banjir di Jalan Bajak V Gg Bahagia, ada warga yang sudah memberikan tanahnya untuk dijadikan drainase. Namun aliran air nantinya akan melewati lahan milik PT Baja Pertiwi untuk bisa menuju drainase utama di Jalan Sisingamangaraja.

"Kita sudah minta kepada camat dan lurah untuk memediasinya kepada PT Baja Pertiwi. Jika diberi izin, kita akan bantu untuk melakukan normalisasi sehingga mampu mengatasi persoalan banjir," jelas Topan.

Terkait persoalan banjir di Jalan Bajak V, Topan mengatakan, pihaknya akan bantu menggambar untuk membuat sumur resapan karena pengerjaannya menggunakan dana kelurahan. Sedangkan mengenai Jalan Bajak V yang rusak, jelas Topan, juga akan dilakukan perbaikan.

"Cuma kita nanti minta bantuan Bu Lurah untuk memediasi warga agar mau memberikan lahan di sebelah kiri jalan untuk dijadikan drainase. Dengan demikian lebar badan jalan akan bertambah dari sekitar 2,5 meter menjadi sekitar 4 meter," ungkapnya.(rizal/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini