BI Sibolga Buka Layanan Penukaran Uang Lebaran, Ini Lokasinya

Sebarkan:

Kepala BI Sibolga Aswin Kosotali memberikan cinderamata kepada Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan. (foto:mm/Jhonny Simatupang)
SIBOLGA (MM) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga dan perbankan bersinergi melakukan layanan penukaran uang bersama yang bertajuk "Serambi Rupiah Ramadhan Tahun 2022". 

Kegiatan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas uang pecahan kecil dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1443H itu dibuka oleh Wali Kota Sibolga, Jamaludin Pohan, dan dilaksanakan di halaman Masjid Agung Sibolga selama 3 hari, Selasa-Kamis (19-21/4/2022) pukul 10.00-12.00 WIB.  

Kepala BI Sibolga, Aswin Kosotali mengatakan, untuk layanan penukaran bersama ini, BI Sibolga dan Perbankan Sibolga telah menyiapkan modal penukaran sebesar Rp2,18 miliar. Bank yang berpartisipasi dalam layanan penukaran ini terdiri dari tujuh bank, yaitu Banj Mandiri, BNI, BRI, BSI, Bank Mega, Bank Sumut, dan Bank Sumut Unit Syariah.

"Masyarakat juga dapat melakukan penukaran uang secara langsung ke kantor bank di 81 titik cabang perbankan wilayah kerja (wilker) BI Sibolga, yang merupakan bagian dari 5.013 titik penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Atau dapat memesan secara online melalui laman https://pintar.bi.go.id dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp3,8 juta per orang," kata Aswin.

BI juga, lanjut Aswin, kembali membuka layanan kas keliling untuk memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat. Kegiatannya dilaksanakan pada 4-8 April 2022 lalu ke daerah tujuan Padangsidimpuan, Sipirok dan Gunungtua. Berikutnya, 25-28 April 2022 akan dilaksanakan di Padangsidimpuan dan Panyabungan. 

"Hal ini merupakan komitemen BI untuk memberikan layanan yang semakin prima kepada masyarakat agar Uang Rupiah Layak Edar senantiasa tersedia dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai sebagaimana amanat UU Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang," ungkap Aswin. 

Sementara itu, lanjut Aswin, seiring dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut dan untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendali serta menghadapi hari libur keagamaan yang cukup panjang, BI menyediakan uang tunai sebesar Rp175,26 triliun, naik 13,42% dari tahun sebelumnya dan sebesar Rp1,09 triliun merupakan uang tunai yang tersedia untuk wilker BI Sibolga. 

"Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi dan pembayaran, sehingga membutuhkan peningkatan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai," tambahnya. 

Selain menyiapkan uang tunai, BI juga sambung Aswin, terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pembayaran non tunai. 

Memasuki Ramadan dan Idul Fitri 1443H ini, BI menempuh 3 (tiga) langkah strategis guna memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional, terutama memfasilitasi kegiatan perekonomian dan kebutuhan masyarakat, yaitu; Menyediakan uang layak edar dalam jumlah yang cukup dan higienis serta layanan penukaran uang di seluruh Indonesia, khusus periode Ramadan/Idul Fitri 1443H. 

Terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non tunai, antara lain QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking, yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi.

Melakukan kesiapan sistem dan layanan kritikal BI untuk menjamin keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang diselenggarakan BI (tunai dan nontunai) serta sistem pembayaran yang diselenggarakan industri. 

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan transaksi di masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443H, layanan pembayaran melalui Sistem BI-RTGS, Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP) dan SKNBI akan tetap beroperasi kecuali pada periode libur lebaran 2-3 Mei 2022. "Sementara itu, layanan BI-FAST tetap beroperasi sepanjang waktu," tutur Aswin. 

Aswin mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak sesuai kebutuhan, berhemat, dan merawat Rupiah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. 

Hal tersebut tercermin juga dalam tema Ramadan/Idul Fitri yang diusung tahun ini yakni 'Serambi Rupiah Ramadan: Belanja Bijak dan Rawat Rupiah'. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, perbankan, Polri dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan kelancaran sistem pembayaran dan peredaran uang di wilker BI Sibolga," pungkas Aswin. (jhonny simatupang)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini