Didampingi Syah Afandin, Sandiaga Uno Siap Bantu Pengembangan Wisata Langkat

Sebarkan:

Menparekraf) H. Sandiaga Salahuddin Uno disambut tarian Karo dengan lagu biring manggis. (foto/ist)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) H. Sandiaga Salahuddin Uno didampingi anggota Komisi X DPR RI, Prof.Dr,H. Djohar Arifin Husin dan Plt Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menyambangi sejumlah destinasi wisata di bumi Langkat.

Dalam kunjungannya pekan lalu, Sandiaga tampak bercengkerama bersama sejumlah pengunjung wisata maupun pelaku wisata lokal di Batu Katak, Desa Batu Jong-jong, Kecamatan Bahorok. Tak jarang, karena takjubnya melihat panorama, Sandiaga melakukan selfie. Selain itu, Sandiaga juga meninjau Bukit Lawang dan orang utan.

Kehadiran Sandiaga disambut tarian adat Karo dengan lagu biring manggis. Suasana semakin semarak, sesekali tubuh Menparekraf ikut bergoyang, sembari dipakaikan ulos sebagai tanda kehormatan.

Bagi Sandiaga objek wisata Batu Katak cukup menarik, dan masih harus dikembangkan lagi ke depannya. Oleh karena itu, baik pengelola destinasi wisata yang ada di Batu Katak harus gencari melakukan promosi digitalisasi. 

Dijelaskan Sandiaga, pariwisata berbasis keberlanjutan lingkungan menggunakan digital banyak diminati. Kedepannya akan dilaksanakan pelatihan tematik di Batu Katak, guna mendorong pemasarannya. "Nanti akan didorong pemasarannya, untuk penguatan bisnis dan lainnya," pesan Sandiaga kepada pelaku wisata yang ada.

Dalam memajukan destinasi wisata, dirinya ingin betul-betul berjuang untuk Kabupaten Langkat. "Karena kita melihat banyak tantangan salah satunya infrastruktur. Ini akan kita bangun kita pastikan produk-produk memiliki defersifikasi," sebutnya. 

Sambung Sandiaga, taman gunung Leuser memiliki dua status skala global. Cagar biosfer pada tahun 1981 dan warisan dunia pada tahun 2004. Maka, mari kita jaga kedua status tersebut untuk titipan anak cucu kita. Jadi akan banyak nantinya kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Semoga permintaan untuk pembanguan dapat segera terwujud. 

Soal kendala jaringan komunikasi yang berada di Batu Katak dikeluhkan masyarakat. Untuk memajukan wisata tersebut, ia mengatensi agar desa-desa yang belum ada jaringan harus menghadirkan wifi. "Selain perlu perbaikan infrastruktur jalan, wifi juga perlu karena wisata tidak bisa berkembang kalau tidak ada jaringan," ujarnya. 

Untuk menanggulangi 23 desa blankspot, Sandiaga minta Pemkab Langkat untuk mengirimkan surat pengajuan perbaikan jaringan ke Kominfo RI dengan program program Bakti Kominfo. 

"Mudah-mudahan tahun ini berjalan. Kepada bapak Bupati, silahkan surati saya, maka saya akan tindak lanjuti, 23 desa ini tidak boleh blankspot, karena kita ada program Bakti Kominfo. Jadi program digitalisasi percuma kalau tidak ada jaringan. Jadi nanti saya akan hadirkan," pungkasnya.

Sementara itu, Plt Bupati H. Syah Afandin menyampaikan terima kasih kepada Menparekraf Sandiaga Uno yang berkenan hadir kunker ke bumi Langkat. Pengembangan destinasi wisata merupakan program visi misi Pemkab Langkat dalam kaitan meningkatkan perekonomian masyarakat. "Pariwisata manjadi salah satu titik sentral perhatian Pemkab," paparnya. 

Selain Batu Katak, objek wisata lainnya terdapat Bukit Lawang, Hutan Mangrove, Tangkahan dan wisata lainnya yang menjadi perhatian Pemkab. "Semua wisata ini memiliki keindahan alam," sebutnya. 

Saat ini pihaknya terus mencari solusi sebab keterbatasan anggaran untuk memajukan destinasi wisata.  Untuk itu dirinya sangat berharap kedatangan Sandiaga Uno membantu memecahkan persoalan keterbatasan anggaran. "Kami berterimakasih dan berharap Menteri Sandiaga Uno komitmen memajukan wisata  Langkat," pintanya. 




Selanjutnya Sandiaga bersama rombongan menyambangi wisata kuliner Doremi River i Desa Dogang Kecamatan Gebang, serta mampir di Masjid Azizi Tanjung Pura dan esok harinya melaksanakan Salat Jumat di di Masjid Raya Stabat. (red/ril)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini