![]() |
Komisi I DPRD Medan Dukung Razia Vape Narkoba di Helen's Night Mart, Minta THM Terbukti Langgar Dicabut Izinnya. (foto/ist) |
Ketua Komisi I DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis, menyatakan pihaknya mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba hingga tuntas, termasuk penindakan terhadap pelaku maupun tempat usaha yang terbukti memfasilitasi peredaran narkotika.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah kepolisian dalam memberantas narkoba. Jika terbukti ada peredaran narkoba, baik pelaku maupun pengelola tempat usaha harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum," ujar Reza kepada wartawan didampingi anggota Komisi I DPRD Medan, Saiful Bahri, Fauzi, dan Andreas Pandapotan Purba.
Reza juga meminta hasil pengungkapan kasus tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi.
Ia menegaskan, apabila hasil penyelidikan membuktikan pihak pengelola THM terlibat atau memberikan ruang terhadap peredaran narkoba, Pemerintah Kota Medan diminta segera menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.
"Kami meminta Pemko Medan mencabut izin operasional Helen's Night Mart apabila terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba. Penegakan hukum harus memberikan efek jera," tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Selain itu, Reza mendorong aparat penegak hukum melakukan razia serupa secara berkala di seluruh tempat hiburan malam yang beroperasi di Kota Medan.
Senada dengan itu, anggota Komisi I DPRD Medan, Fauzi, menyatakan dukungannya terhadap langkah Polrestabes Medan dalam memberantas narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, penyalahgunaan narkoba kini telah menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan anak-anak.
"Upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat agar hasilnya lebih maksimal," ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Medan, Saiful Bahri, turut mengapresiasi operasi gabungan yang melibatkan Polrestabes Medan, TNI, dan Bea Cukai.
Ia berharap hasil pemeriksaan, termasuk terhadap minuman yang dijual di lokasi hiburan malam tersebut, juga disampaikan secara transparan kepada publik.
"Kami berharap razia seperti ini tidak hanya dilakukan di satu tempat hiburan malam, tetapi rutin dan menyeluruh di seluruh Kota Medan," katanya.
Pendapat serupa disampaikan Andreas Pandapotan Purba yang meminta aparat terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap seluruh tempat hiburan malam guna menekan peredaran narkoba di Medan.
Sebelumnya, personel gabungan Polrestabes Medan, TNI, dan Bea Cukai menggelar razia di Helen's Night Mart pada Minggu (2/8/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial FA (24) yang diduga memiliki tiga pod vape bermerek EL CHAPO yang diduga mengandung narkotika. Barang bukti ditemukan tersimpan di dalam kotak kartu UNO.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 250 pengunjung. Hasil tes urine menunjukkan tiga pengunjung, terdiri atas dua pria dan satu perempuan, dinyatakan positif menggunakan narkoba. Untuk kepentingan penyidikan, aparat telah menyegel Helen's Night Mart dan memasang garis polisi di lokasi.(romulo)


