![]() |
| Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri renovasi Gedung Kantor Imigrasi di Kabupaten Asahan, Jumat (7/8/2026). (foto/ist) |
Kegiatan tersebut digelar menjelang dimulainya renovasi gedung yang ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender.
Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan, Gelora Adil Ginting, mengatakan renovasi gedung akan dimulai pada Sabtu (8/8/2026).
"Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan aman, lancar dan tanpa hambatan serta selesai sesuai target yang telah ditetapkan," kata Gelora.
Doa bersama juga melibatkan anak-anak yatim. Mereka bersama-sama memanjatkan doa agar proses renovasi diberikan keselamatan, kemudahan dan keberkahan hingga gedung tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap pembangunan Gedung Kantor Imigrasi tersebut.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Direktorat Jenderal Imigrasi penting untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
"Kami berharap pembangunan gedung ini berjalan lancar, selesai sesuai target dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Asahan," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Imigrasi yang telah merealisasikan pembangunan Gedung Kantor Imigrasi di Kabupaten Asahan.
Menurut Taufik, keberadaan Kantor Imigrasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan paspor dan layanan keimigrasian lainnya.
"Selama ini masyarakat Asahan harus menempuh perjalanan ke daerah lain di Sumatera Utara untuk mengurus dokumen keimigrasian. Dengan adanya Kantor Imigrasi di Asahan, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, cepat dan efisien," kata Taufik.
Ia mengatakan Kabupaten Asahan memiliki jumlah penduduk yang hampir mencapai satu juta jiwa. Selain itu, cukup banyak masyarakat Asahan yang bekerja di luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, negara-negara Timur Tengah dan sejumlah negara lainnya.
Karena itu, menurut Taufik, kehadiran Kantor Imigrasi di Asahan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dokumen perjalanan dan keimigrasian.
Taufik juga menyebut lokasi Kantor Imigrasi berada tidak jauh dari kawasan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Asahan. Kondisi tersebut dinilai dapat mendukung integrasi berbagai layanan pemerintahan dalam satu kawasan sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik.
"Kita berharap keberadaan Kantor Imigrasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan investasi dan mendorong kemajuan Kabupaten Asahan," ujarnya.
Kegiatan doa bersama tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Arauna Giovanni, jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan, pengawas konstruksi, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan.
Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta tamu undangan lainnya.(rahmadhika)


