![]() |
| Bupati Madina HM.Ja'far Sukhairi Nasution melantik Dua Desa Bersinar Relawan Anti Narkoba. (foto:mm/ist) |
Relawan yang dilantik yakni dari Desa Sipogu Kecamatan Batang Natal, dan Desa Rao-Rao Dolok Kecamatan Tambangan.
Dua desa tersebut dicanangkan menjadi Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Madina.
Bupati Madina HM Jafar Sukhairi dalam kesempatan tersebut meminta dengan tegas seluruh lapisan masyarakat untuk solid dan kuat dalam memerangi narkoba di Bumi Gordang Sambilan.
"Bicara tentang narkoba sudah tidak asing bagi kita, narkoba sudah menggerogoti segala aspek. Bukan hanya di Indonesia," kata Sukhairi.
Sukhairi mengatakan pemerintah terus mendukung BNN dan Polri untuk memberantas narkoba. Sukhairi juga telah tes urine tanpa pemberitahuan kepada jajaran OPD beberapa waktu yang lalu.
"Pemkab Madina secara tiba-tiba mengadakan tes urin, usai melakukan apel dan seluruhnya pimpinan opd di tes. Bahkan saya san ibu wakil pun dites," kata Sukhairi.
Untuk masalah narkotika, kata Sukhairi, dirinya tidak akan memberikan kompromi dan negosiasi. Menurutnya, pengguna narkotika adalah kriminal.
"Saya deg degan waktu itu, takut ada jajaran yang mengkonsumsi (narkoba) dan kalau ada itu memelukan, dan alhamdulillah gak ada," sebut Sukhairi.
Kepala BNNK Madina, AKBP Eddy Mashuri Nasution mengatakan program desa bersinar mencanangkan dua desa pertahun. Desa bersinar kata Eddy merupakan upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa yang dikelola secara mandiri oleh pemerintah desa.
Di dalamnya, kata Eddy, banyak program mulai pencegahan, rehabilitasi, hingga memberikan keterampilan dasar hidup bekerjasama dengan Dharma Wanita memberi kemampuan dan pengetahun bagi penyalahguna narkoba agar berdaya.
Eddy mengatakan tahun 2023 di P-APBD akan dibangun sel sementara dua ruangan. "Tahun depen insya allah klinik pratama tahap kedua," kata Eddy. (fadli)


