![]() |
| Sejumlah tim peserta menyiapkan perahu super cepat di pinggiran Danau Toba. (foto:mm/paber simanjuntak) |
Suasana pagi yang sejuk tak menyurutkan semangat warga lokal dan turis yang berdatangan dari berbagai daerah. Banyak dari mereka datang bersama keluarga, mengenakan atribut khas daerah serta membawa bendera untuk mendukung tim favorit mereka.
“Senang sekali bisa lihat langsung F1H2O di Danau Toba. Biasanya cuma lihat di TV, sekarang bisa nonton dari dekat,” ujar Yuliani, warga Parapat yang datang sejak subuh bersama anak-anaknya.
Sesi latihan ini merupakan bagian dari rangkaian F1H2O World Championship 2025 yang untuk empat kalinya digelar di Indonesia, setelah sukses pada tahun sebelumnya. Selain sebagai ajang pemanasan bagi para pembalap, sesi latihan juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer balap air tercepat di dunia.
Pemerintah daerah dan panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi penonton, termasuk tribun, area UMKM, serta pos pelayanan kesehatan. Selain itu, pengamanan juga diperketat demi kelancaran dan keselamatan acara.
Balige kembali menjadi sorotan dunia berkat gelaran ini, sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism unggulan nasional. (Paber Simanjuntak)


