![]() |
| Wakil Bupati Asahan, Rianto mendampingi Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia, KH. Romo R. Muhammad Syafi’i. (foto/ist) |
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung YPTQ Kisaran tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi antarpengurus, serta meningkatkan peran Fahmi Ummi dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga. Acara juga dirangkai dengan sosialisasi kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Wakil Ketua DPRD Asahan, Ketua Fahmi Ummi Wilayah Sumatera Utara, Ketua Fahmi Ummi Kabupaten Asahan Ummi Hj. Safrida Hanum Damanik, beserta jajaran pengurus, serta Plt. Ketua Umum Pengurus Pusat Fahmi Ummi, Maya Suhasni Siregar, dan undangan lainnya.
Ketua Fahmi Ummi Asahan, Ummi Hj. Safrida Hanum Damanik, menyampaikan bahwa konsolidasi dan silaturahmi tersebut merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antarpengurus sekaligus meningkatkan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Ia juga berharap Fahmi Ummi terus berkembang menjadi organisasi yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Asahan.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamenag RI di Kabupaten Asahan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, ia menegaskan dukungan terhadap berbagai kegiatan Fahmi Ummi yang sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat religius, maju, dan berkelanjutan.
Menurut Rianto, Fahmi Ummi memiliki peran strategis dalam membangun keluarga harmonis, mendukung pendidikan anak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Karena itu, ia berharap Fahmi Ummi terus berperan aktif dalam pembinaan keluarga dan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa.
Plt. Ketua Umum Pengurus Pusat Fahmi Ummi, Maya Suhasni Siregar, menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar ajang berkumpul dan bersilaturahmi, melainkan juga sarana memperkuat pemahaman organisasi, menyatukan visi, meningkatkan kapasitas pengurus, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan amanah.
Ia menilai, organisasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh nama dan kelengkapan struktur kepengurusan, tetapi juga oleh keaktifan pengurus, tanggung jawab pemimpin, komitmen kader, serta program kerja yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui konsolidasi tersebut, ia berharap soliditas organisasi semakin kuat dan pelaksanaan program Fahmi Ummi di berbagai daerah dapat berjalan lebih efektif.
Dalam arahannya, Wamenag KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, mendorong Fahmi Ummi untuk meningkatkan peran dalam berbagai bidang strategis, terutama pendidikan, pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, dan pembangunan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kontribusi organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan dan keluarga. Selain itu, Fahmi Ummi diharapkan turut mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis syariah, pengembangan UMKM, serta peningkatan pemahaman dan pendampingan hukum bagi perempuan.
Wamenag juga mendorong kaum muslimah agar lebih aktif dan berdaya dalam bidang politik, sekaligus memperkuat kerja sama kelembagaan dengan berbagai instansi dan kementerian.
Melalui peran tersebut, Fahmi Ummi diharapkan semakin mandiri dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, serta masyarakat luas.
Pada penghujung kegiatan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sosialisasi mengenai kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal dalam memenuhi ketentuan yang berlaku sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.(rahmadhika)


