![]() |
| Kadis LH Tapteng, Erniwati Batubara, berfoto bersama perwakilan PT Adhi Karya seusai menerima bantuan dua unit bak arm roll untuk Huntap Pinangsori pada Kamis (22/10/2026) lalu. (foto:mm/ist) |
Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui PT Adhi Karya Tbk menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah berupa bak kontainer arm roll untuk sejumlah kawasan huntap di empat kabupaten/kota di Tapanuli. Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 itu ditujukan untuk mendukung pemulihan lingkungan pascabencana.
Project Manager PT Adhi Karya Infra I, Rahmad Hidayat, bersama perwakilan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, mengatakan bantuan tersebut telah disalurkan ke sejumlah lokasi huntap di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
“Untuk Huntap Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Taput, telah disalurkan dua unit bak arm roll. Jumlah yang sama juga disalurkan untuk Huntap Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, serta Huntap Kelurahan Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Tapteng,” kata Rahmad, Senin (26/10/2026).
Adapun untuk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), bantuan direncanakan menyasar tiga kawasan huntap, yakni Desa Napa sebanyak dua unit, Hapesong tiga unit, dan Lobu Uhom dua unit.
Menurut Rahmad, penyediaan sarana pengelolaan sampah merupakan bagian dari strategi penanganan pascabencana yang tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik hunian. Keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian agar kawasan relokasi dapat dihuni dengan layak dalam jangka panjang.
“Pengelolaan persampahan menjadi fondasi penting di seluruh kawasan huntap. Karena itu, kami siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur sanitasi di kawasan relokasi dapat berfungsi secara optimal,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan masyarakat turut menjaga serta merawat fasilitas yang telah disediakan. Dengan demikian, kawasan huntap tidak hanya aman untuk ditinggali, tetapi juga bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga. Pemerintah setempat dan masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga serta merawat sarana yang ada agar huntap tidak hanya aman dari bencana, tetapi juga sehat, bersih, dan nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang,” katanya.
Tapteng Terima Dua Unit
Di Tapteng, bantuan dua unit bak arm roll telah diterima melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH). Fasilitas tersebut dialokasikan untuk kawasan Huntap Pinangsori guna menunjang pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal warga yang direlokasi setelah bencana banjir dan tanah longsor.
Kepala Dinas (Kadis) LH, Erniwati Batubara, mengapresiasi bantuan dari Kementerian PU beserta jajarannya. Ia menilai fasilitas tersebut dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan hunian baru.
“Bantuan ini tentunya sangat berharga dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan relokasi baru. Ini bentuk nyata kehadiran negara pascabencana,” kata Erniwati.
Ia berharap kedua unit bak arm roll itu dimanfaatkan dan dirawat secara maksimal sehingga kebersihan dan kualitas sanitasi lingkungan Huntap Pinangsori tetap terjaga.
Erniwati juga mengingatkan warga agar membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Fasilitas ini perlu dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama. Kami berharap masyarakat Huntap Pinangsori semakin disiplin dalam menjaga kebersihan agar lingkungan tempat tinggal tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Bagi warga yang tengah membangun kembali kehidupan setelah bencana, tersedianya hunian tetap perlu diikuti dukungan infrastruktur dasar yang memadai. Pengelolaan sampah menjadi salah satu unsur penting agar proses pemulihan tidak berhenti pada pembangunan rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan permukiman yang layak dan berkelanjutan.(jhonny simatupang)


