Haris Kelana Damanik Dukung Gelar Pekan Kuliner & Berkelanjutan di Gedung Warenhuis Kawasan City Walk

Sebarkan:

MEDAN Dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat Medan dengan rencana akan menggelar Pekan Kuliner Kondang (PKK) oleh Pemko Medan dinilai sangat tepat dan berkelanjutan. Apalagi lokasi acara di seputaran gedung Warenhuis Jalan Ahmad Yani VII Medan pada 19 Nopember 2021 selama 3 hari bersamaan pembukaan Kesawan City Walk (KCW).

“Pelaksanaan Pekan Kuliner Kondang (PKK) sangat bagus untuk menghidupkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi para pelaku UMKM selama ini terdampak buruk akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid 19),” ujar Haris Kelana Damanik (foto) kepada wartawan, Kamis (17/11/2021) menyikapi rencana Pemko Medan menggelar PKK.

Disampaikan Haris Damanik, secara pribadi Ianya sangat mendukung dan berharap semua pihak mendapat dukungan sama. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Kota Medan semakin menggeliat.

Bahkan tambah Haris, pegelaran itu jangan hanya 3 hari melainkan berkelanjutan. “Intinya pelaku UMKM di Medan terus diberdayakan dan mendapat pembinaan. Perekrutan siapa pelaku UMKM nya juga harus benar benar terseleksi, ” saran Haris Kelana Damanik yang saat ini menjabat Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan itu.

Seperti diketahui, akan menggelar Pekan Kuliner Kondang (PKK) di seputaran gedung Warenhuis Jalan Ahmad Yani VII Medan pada 19 Nopember 2021 selama 3 hari. Hal itu dilakukan guna meningkatkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Medan.

Kegiatan itu yang berlangsung selama tiga hari ini terselenggara berkat kerjasama dengan TP PKK Kota Medan, Dekranasda Kota Medan serta PT Shopee.

Dikatakan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, PKK UMKM bekerjasama dengan TP PKK Kota Medan, Dekranasda dan PT Shopee akan berlangsung mulai tanggal 19 -21 November. Nantinya akan ada 40 stand yang akan ikut serta dan seluruhnya adalah kuliner Kota Medan yang sudah masuk dalam marketplace Shopee.

Agus mengaku, tujuan digelarnya PKK UMKM adalah sebagai salah satu bentuk perwujudan dalam mendukung revitalisasi kawasan heritage Kesawan yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata dan ekonomi kreatif.

Dengan kegiatan tersebut, imbuh Agus, diharapkan kawasan Kesawan menjadi destinasi yang terintegrasi antara kota lama, heritage, sejarah, ekonomi kreatif, terlebih bagi kuliner Kota Medan agar lebih dan semakin dikenal.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dihadirkan, terang Agus adalah pertunjukkan video mapping di tanggal 19 November yang akan dimulai tanggal 19.30 WIB hingga selesai di Gedung Warenhuis. Lalu, di tanggal 20 November, di halaman depan Balai Kota juga akan diadakan pertunjukan video mapping sekaligus bazar kuliner di samping Balai Kota.

“Nantinya, Jalan Kapten Maulana Lubis (depan Hotel Arya Duta) akan ditutup untuk gelaran bazar kuliner. Jadi, kami juga berharap masyarakat dapat memahami dan memaklumi jika arus lalu lintas sedikit terganggu,” ungkapnya seraya mengatakan di tanggal 19 November juga Kesawan City Walk (KCW) akan kembali dibuka.

Saat pelaksanaan, Agus juga mengaku seluruh pengunjung yang datang harus masuk melalui pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BPBD Kota Meda serta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. “Apabila ada yang menunjukkan suhu tubuh di atas 37 derajat, maka akan dilakukan swab

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini