Portal Dirobohkan, Warga dan Satpol PP Nyaris Bentrokan

Sebarkan:
Satpol PP Pemkot Medan membongkar paksa portal jalan yang dibangun warga. (foto:mm/awal)
LABUHAN (MM) - Warga Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, nyaris bentrok dengan Satpol PP yang membongkar paksa portal di Jalan Pancing 1 Simpang Martubung Kelurahan Besar,Selasa (7/6/2022).

Meski ratusan warga telah melakukan aksi protes, pembongkaran portal tetap dilaksanakan. "Kami kecewa dengan Wali Kota Medan terutama wakilnya yang merestui anggotanya membongkar portal ini," pungkas Topan.

Topan menilai, sejak adanya portal tersebut mereka merasa nyaman, karena terhindar dari debu maupun kebisingan mobil truk yang melintas di Jalan Pancing l. "Dulu waktu belum ada portal jalan ini rusak parah dan debu berserakan hingga mencemari udara," jelas Topan.

Sebelumnya kata Topan, ratusan warga Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan menolak rencana pembongkaran portal Jalan Pancing 1 oleh Satpol PP Kota Medan.

Penolakan tersebut disampaikan warga saat melakukan aksi demo di depan Kantor Lurah Besar, Kecamatan Medan Labuhan pada Senin (18/4/2022) lalu.

Bahkan warga menilai,kalau pembongkaran portal tersebut diduga merupakan pesanan beberapa pengusaha depo dan pergudangan mobil trailer yang ada di sepanjang Jalan Pancing 1.

Sebelumnya, Kepada Satpol PP Kota Medan melalui surat nomor 640/2269 tertanggal 08 April 2022 menyurati pemilik portal, Jalan Pancing 1, Lingkungan 4, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Dalam surat itu disebutkan portal tersebut dibanguan di atas saluran drainase, badan jalan, trotoar atau memanfaatkan ruang milik jalan (Rumja), daerah milik jalan (Damija) milik Pemko Medan dan tidak memiliki izin sehingga mengganggu fungsi jalan.

Berdasarkan hal tersebut, Satpol PP Kota Medan meminta kesediaan pemilik portal untuk membongkar sediri portal dimaksud selama tujuh hari sejak surat diterima dan jika tidak diindahkan maka Tim Terpadu Satpol PP Kota Medan akan melakukan pembongkaran paksa.

Sekedar mengingatkan, warga terpaksa membangun portal sebagai bentuk kekesalan warga terhadap Jalan Pancing 1 yang rusak parah akibat sering melintasnya puluhan mobil truk ukuran besar milik pemilik depo dan industri. (Awal)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini