Dimediasi Dinsos Madina, Akhirnya Ibu Hamil dan Putrinya yang Sempat Gelandangan Kembali ke Suaminya

Sebarkan:
Kepala Dinas (Kadis) Sosial Madina bersama Camat Penyabungan, memediasi persoalan keluarga. (foto:mm/ist)
MADINA (MM) - Dalam beberapa hari terakhir, sempat mencuat seorang ibu hamil bersama anaknya menjadi gelandangan di Pasar Lama Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

Nur Kholilah (30), bersama anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), harus tidur di sebuah pelataran pertokoan di Pasar Baru Panyabungan. Kehidupan ini dijalani Nur Kholilah karena permasalahan dalam keluarganya.

Dinas Sosial (Dinsos) Madina bersama Camat Panyabungan dan Lurah Panyabungan III, turun tangan untuk menyelesaikan msalah rumah tanggal Nur Kholilah, Kamis kemarin.

Sebagaimana diketahui, Nur Kholilah dan putrinya sempat menjadi gelandangan beberapa hari. Setelah dimediasi, Nur akhirnya kembali bersama suaminya di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan.

Kepala Dinas Sosial Madina Riswan Harahap, mengatakan, terlantarnya Nur Kholilah dan putrinya dipicu persoalan rumah tangga.

"Ada cekcok dalam rumah tangga, diduga tidak terima dengan percekcokan ibu hamil tersebut meninggalkan rumah dan membawa serta satu dari tiga anaknya. Warga sekitar sudah beberapa kali menawarkan tempat tinggal namun tidak ditanggapi ibu hamil tersebut," sebut Riswan.

Dikatakannya dengan melakukan pendekatan dan juga mediasi yang dilakuan Dinas Sosial bersama dengan pihak Kecamatan, Kelurahan, dan warga sehingga suaminya, Unyil bersedia menjemputnya untuk kembali ke rumahnya.

Kepala Dinas Sosial berharap agar masyarakat lebih tanggap melaporkan kejadian kejadian sosial agar bisa cepat ditangani sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. (fadli)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini