![]() |
Bupati Madina dan Wabup Tinjau Warga di Pengungsian SDN 037 Tanggabosi. (foto/ist) |
Kehadiran keduanya untuk memastikan kondisi warga terdampak bencana sekaligus menyalurkan bantuan logistik.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan sejumlah bantuan yang berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI) Madina. Bantuan itu terdiri dari 44 karung beras, delapan kardus mi instan, tiga bal roti, air mineral kemasan, dan telur.
“Ada 44 sak beras yang kami drop, kemudian kardus-kardus Indomie, tiga bal roti, air minum, dan telur,” kata Atika.
Sebelumnya, Bupati Saipullah melakukan peninjauan ke sejumlah titik terdampak bencana yang melanda Madina dalam beberapa hari terakhir.
Peninjauan dimulai dari jembatan penghubung Panyabungan-Hutabargot yang tergerus arus Sungai Batang Gadis hingga menyebabkan badan jalan amblas di Desa Pasarakat, Hutabargot. “Memang perlu penanganan segera, kami harus isi dengan bebatuan agar jalan itu tidak putus,” katanya.
Saipullah menambahkan bahwa ia dan rombongan juga melihat beberapa lokasi di Kecamatan Hutabargot yang terendam banjir, seperti di Desa Hutarimbaru dan Kumpulan Setia. “Saya melihat tadi beberapa sungai yang ada di situ juga menggenangi perumahan, permukiman, dan persawahan,” ungkapnya.
Terkait penyaluran bantuan ke wilayah Pantai Barat, Pemkab Madina masih berkoordinasi dengan PUPR Provinsi Sumut guna percepatan penanganan jalan lintas Panyabungan-Natal yang tertimbun longsor dan belum dapat dilalui.
Selain itu, Pemkab Madina juga telah mengajukan permohonan dukungan helikopter untuk mengangkut logistik ke daerah yang sepenuhnya terisolasi akibat kerusakan akses darat.
“Dan juga kami mengajukan permohonan untuk dimungkinkan ada pesawat atau helikopter yang bisa disiapkan di sini untuk menyuplai sembako,” ujar Saipullah.(fadli)


