![]() |
| Ratusan warga Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terpaksa mengungsi. (foto/ist) |
Bupati Madina H. Saipullah Nasution yang meninjau langsung lokasi pengungsian mengatakan, sekolah tersebut sementara dijadikan tempat penampungan darurat bagi masyarakat yang terdampak.
“Sekolah ini untuk sementara kita gunakan untuk menampung masyarakat dari Desa Muara Batang Angkola yang terkena dampak banjir dengan kedalaman kurang lebih 1 hingga 1,5 meter, sehingga mereka tidak bisa lagi tinggal di rumah,” kata Saipullah.
Dikatakan Saipullah, kondisi cuaca masih sulit diprediksi dan belum dapat dipastikan kapan situasi akan membaik. Berdasarkan perkiraan BMKG, cuaca ekstrem diprediksi berlangsung hingga 9 - 10 Desember.
“Untuk keamanan masyarakat, kami bersama seluruh jajaran memindahkan mereka ke sekolah ini. Saat ini yang sudah ditampung kurang lebih 400 warga,” jelasnya.
Evakuasi warga masih terus berlangsung. Saat ini kata Saipullah, masih ada dua truk yang sedang mengangkut warga dari desa menuju lokasi pengungsian, dan diperkirakan seluruh warga dapat dipindahkan sebelum larut malam.
Satgas Penanganan Bencana yang baru dibentuk, kata Saipullah, akan langsung bergerak mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. "Bantuan tersebut meliputi dapur umum, tempat tidur, serta peralatan kesehatan yang dibutuhkan untuk 1-2 hari ke depan," ujarnya.(fadli)


