Remaja 14 Tahun Tewas Hanyut di Sungai Pangkal Titi Asahan, Satu Korban Masih Dicari

Sebarkan:
Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi remaja yang hanyut terseret arus Sungai Pangkal Titi, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (ANTARA/HO-Basarnas Medan)
MEDAN - Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi remaja yang hanyut terseret arus Sungai Pangkal Titi, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Basarnas Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan korban bernama Bram Pasaribu berusia 14 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan berjarak 1 kilo meter dari lokasi kejadian musibah," ujar Hery dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Sabtu.

Ia menjelaskan korban merupakan satu dari dua remaja yang hanyut di sungai tersebut. "Hingga saat ini, satu korban lainnya atas nama Prabu Batara Dewi Pangga Siregar berusia 13 tabun masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan," kata dia.

Hery menjelaskan peristiwa naas tersebut bermula ketika dua remaja dilaporkan hilang diduga terseret arus saat tengah mandi-mandi di sungai tersebut.

Setelah menerima informasi kejadian, pihaknya menurunkan Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Asahan guna melakukan operasi pencarian terhadap dua remaja tersebut.

Ia mengatakan operasi SAR dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu LCR serta peralatan water rescue. "Setelah upaya pencarian intensif, satu korban berhasil ditemukan pada sore hari dalam kondisi meninggal dunia," sebut dia.

Hery menegaskan pihaknya terus melanjutkan operasi dengan memperluas area pencarian sepanjang aliran sungai serta melakukan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. "Operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan fokus pencarian terhadap satu korban yang masih hilang," ujarnya.(mm/ant)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com