Muscab PPP Sergai Ricuh dan Deadlock, DPW PPP Sumut Langsung Ambil Alih Sidang

Sebarkan:
Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan menghadiri pembukaan Muscab PPP Sergai di Pantai Woong Rame, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (19/5/2026).(foto/ist)
SERDANG BEDAGAI – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berakhir deadlock dan diambil alih oleh DPW PPP Sumatera Utara. Situasi tersebut terjadi saat agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPC PPP Sergai digelar di Pantai Woong Rame, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (19/5/2026).

Sidang Muscab yang dipimpin kepengurusan DPC PPP Sergai di bawah Ketua Sugiatik, Sekretaris Hari Ananda, dan Bendahara M. Zuhri Lubis itu sempat berlangsung sebelum akhirnya diskors selama satu jam.

Pantauan di lokasi, suasana forum memanas setelah muncul perdebatan terkait keberadaan sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) yang disebut masih aktif menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes). Kondisi tersebut memicu protes dari peserta Muscab.

Ketegangan semakin meningkat ketika sejumlah PAC menyatakan dukungan kepada salah satu bakal calon Ketua PPP Sergai, Hari Ananda. Di sisi lain, bakal calon ketua lainnya, Akbar Dev bersama sejumlah PAC memilih keluar dari arena sidang.

Hingga pukul 16.00 WIB, sidang Muscab belum kembali dilanjutkan. Ketua DPW PPP Sumut, Sarmadan Nur Siregar bersama jajaran pengurus juga terlihat meninggalkan lokasi kegiatan.

Salah seorang pengurus DPW PPP Sumut, Dimas, menyatakan Muscab PPP Sergai tidak dapat dilanjutkan dan pengambilalihan forum dilakukan langsung oleh DPW PPP Sumut.

“Untuk Muscab PPP Kabupaten Serdang Bedagai diambil alih DPW PPP Sumut dan secepatnya akan digelar kembali,” ujarnya kepada medanmerdeka.com. Menurut Dimas, keputusan tersebut telah disampaikan langsung di dalam forum Muscab.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab yang juga bakal calon Ketua PPP Sergai, Hari Ananda, menilai pengambilalihan sidang dilakukan tanpa prosedur yang tepat. Ia menyebut sebelumnya forum hanya diskors selama satu jam untuk mediasi antara dirinya dengan bakal calon lainnya, Akbar Dev.

“Seharusnya skor sidang dibuka kembali terlebih dahulu untuk melihat kondisi quorum. Jika quorum masih terpenuhi, sidang seharusnya dapat dilanjutkan. Walk out dalam forum itu hal biasa, bukan justru menghentikan Muscab,” katanya.

Hari Ananda mengaku akan tetap melakukan koordinasi dengan DPW PPP Sumut dan berencana menyampaikan persoalan tersebut ke DPP PPP apabila tidak menemukan titik penyelesaian.

“Kondisi Muscab PPP Sergai hari ini menjadi preseden buruk. Seharusnya DPW membuka kembali skor sidang, bukan langsung mengambil alih Muscab,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PPP Sumut, Sarmadan Nur Siregar, menyebut Muscab PPP Sergai merupakan Muscab keempat yang digelar di Sumatera Utara setelah Kota Medan, Deli Serdang, dan Padang Lawas. “Besok akan digelar Muscab di Asahan dan Tanjung Balai,” singkatnya.

Pembukaan Muscab PPP Sergai turut dihadiri Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Anggota DPRD Sumut Sugiatik, Sekretaris PKB Sergai Ahmad Sudiar, Ketua DPC Partai Demokrat Sergai Yunasril, Sekretaris DPD PKS Sergai Budiman, Kaban Kesbangpol Sergai Zulfikar, Camat Pantai Cermin Ferry Fernando Lubis, Kapolsek Pantai Cermin AKP Frido Manik, Kasat Intelkam Polres Sergai, serta KUA Pantai Cermin H. Dauli Damanik.(rasum)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com