![]() |
| Peserta Fahmil Qur’an diikuti 20 grup putri dan 16 grup putra. (foto/ist) |
MTQ yang resmi dibuka Bupati Simalungun pada Senin (18/5/2026) malam itu menjadi momentum pembinaan generasi Qur’ani melalui berbagai cabang perlombaan keagamaan.
Selain peserta, setiap kecamatan juga mengirimkan tim pendamping dan offisial dengan total sekitar 205 orang untuk mendukung jalannya kegiatan selama perlombaan berlangsung.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam MTQ tahun ini, mulai dari Seni Baca Al-Qur’an, Tilawah, Tartil, Tahfidz atau Hifdzil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khottil Qur’an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia membagi pelaksanaan lomba ke lima lokasi berbeda di Kecamatan Gunung Malela.
Di Mimbar Utama, perlombaan Seni Baca Al-Qur’an kategori remaja diikuti 41 peserta putra dan putri. Sementara kategori dewasa diikuti 29 peserta yang menampilkan kemampuan tilawah dengan irama dan penghayatan terbaik.
Di MTs Negeri 2 Simalungun, cabang Khottil Qur’an diikuti 85 peserta dari berbagai kategori, yakni naskah, dekorasi, hiasan mushaf, dan kontemporer. Selain itu, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an diikuti 10 peserta, sedangkan Fahmil Qur’an diikuti 20 grup putri dan 16 grup putra.
Sementara di SMP Negeri 1 Gunung Malela, cabang Syarhil Qur’an diikuti 39 grup peserta yang menyampaikan tafsir dan penjelasan ayat suci Al-Qur’an secara sistematis dan komunikatif.
Kegiatan juga berlangsung di Masjid Al Huda Simpang Serapuh yang menjadi lokasi cabang Tilawah dan Tartil Qur’an. Cabang Tilawah tingkat anak-anak diikuti 79 peserta, sedangkan Tartil Qur’an diikuti 41 peserta.
Adapun Masjid Arrahman Senio menjadi lokasi perlombaan Tahfidz atau Hifdzil Qur’an. Kategori hafalan 1 juz diikuti 41 peserta, kategori 5 juz sebanyak 25 peserta, dan kategori 10 juz diikuti 19 peserta.
Pelaksanaan MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda.
Hingga hari kedua pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan.
Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.(tan)


