![]() |
| Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 i Taman Cadika Medan, Minggu (11/10/2026). (foto/ist) |
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Dukungan itu disampaikan melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, T. Chairuniza, yang hadir mewakili wali kota pada kegiatan tersebut, Minggu (11/10/2026).
Dalam sambutan yang dibacakan Chairuniza, Rico menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang memperebutkan piala, tetapi juga wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan prestasi.
Pemerintah Kota Medan berharap kompetisi tersebut dapat memperkuat ekosistem olahraga berkuda sekaligus melahirkan atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan membangun mental juara,” demikian pesan Rico dalam sambutan tersebut.
Rico juga mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama peserta, serta mematuhi keputusan pertandingan. Panitia diharapkan memastikan kompetisi berlangsung tertib dan aman, termasuk memperhatikan keselamatan serta kesejahteraan kuda yang bertanding.
Antusiasme masyarakat turut mewarnai kejuaraan tersebut. Warga menyaksikan langsung ketangkasan para atlet bersama kuda mereka di arena pertandingan. Kehadiran penonton menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga equestrian kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Pordasi Medan, M. Amsar Ramzie, mengatakan kejuaraan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus memperluas kesempatan bagi para rider untuk berkompetisi.
Atas nama keluarga besar Pordasi Medan, Amsar menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan, jajaran Pordasi, atlet, ofisial, sponsor, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Amsar berharap Piala Wali Kota Medan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet lokal sehingga semakin banyak rider potensial yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Kota Medan maupun Indonesia.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat, mematuhi peraturan, menjaga kejujuran, dan mengutamakan keselamatan selama kompetisi berlangsung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Ketua Pordasi Sumatera Utara Yuriandi Siregar, Sekretaris Pordasi Sumut Asad Shiddieqly, serta sejumlah ketua Pordasi kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Berdasarkan laporan panitia, kejuaraan ini diikuti 18 atlet dari Sumatera Utara dan Jawa Barat, dengan dukungan 14 ekor kuda dari sejumlah stable. Sebanyak 39 entri tercatat dalam tujuh kelas pertandingan yang mencakup kategori Dressage, Preliminary, dan Show Jumping.
Selain menjadi arena menguji kemampuan dan ketangkasan, kejuaraan ini juga diharapkan mempererat hubungan antar-stable, rider, dan komunitas equestrian.
Melalui Piala Wali Kota Medan 2026, Pordasi Medan menargetkan pembinaan olahraga berkuda semakin berkembang dan membuka lebih banyak peluang bagi atlet untuk meningkatkan prestasi secara berkelanjutan. Dukungan pemerintah, organisasi olahraga, dan komunitas diharapkan turut mendorong olahraga equestrian semakin dikenal dan diminati generasi muda.(tan)


