Inalum Komitmen Dukung Destinasi Wisata Arung Jeram sungai Asahan

Sebarkan:

ASAHAN (MM) - PT Inalum (Persero) komitmen dan mendukung upaya pengembangan wisata arung jeram di Sungai Asahan.

Dalam dua tahun terakhir, Inalum berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan Sei Asahan menjadi destinasi wisata, sekaligus membina atlit arung jeram agar bisa mengahasilkan prestasi ditingkat Nasional dan Internasional.

Hal itu, dikatakan Syahrul Alamsyah Simatupang, pengelola arung jeram sungai Asahan optimis usahanya bersama teman - teman serta dukungan dari PT Inalum (Persero) kembali meningkatkan fun rafting yang dikelola dengan jarak tempuh dari titik start 8,1 Km, nantinya  Wisatawan tidak terlalu merogoh kocek untuk merasakan nikmatnya berjeram di Sungai Asahan.

"Dengan harga cukup terjangkau mulai dari Rp.200 ribu hingga Rp.300 ribu, sudah bisa merasakan petualangan air yang menegangkan sekaligus menyenangkan dengan sensasi mendebarkan serta menikmati ekowisata Sungai Asahan Sumatera Utara," kata Syahrul, Selasa kemarin.

Dimana, harga tersebut sudah termasuk transportasi, makan, snack, rescue dan dokumentasi, sepanjang jalur level jeram hanya berkisar level 2 - 3 saja, keseruan dan keamanannya masih layak untuk membawa keluarga. 

Bahwa, Sejak tahun 1976, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum (Persero) telah bersahabat dengan sungai Asahan, sepanjang 143 km yang memiliki hulu di Danau Toba dan menjadi sumber energi hijau dari seluruh kegiatan operasional PT Inalum (Persero).

Sungai Asahan menjadi primadona baru destinasi wisata Arung Jeram terbaik ketiga di dunia dan menjadi kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia. 

Destinasi arung jeram di sungai Asahan pertama dirintis pada tahun 1995. Rintisan tersebut pertama kali dilakukan oleh pecinta olahraga ekstrim rafting yang mendatangi Sungai Asahan menjadi perbincangan masyarakat sekitar karena jeramnya yang cukup besar.

Berdasarkan penelusuran, beberapa titik jeram di sungai Asahan masuk level lima atau sangat menantang bagi olahraga Arung Jeram. Pada tahun 2000,

The International Rafting Championship digelar di sungai Asahan untuk menantang dan menaklukkan derasnya jeram sungai kebanggaan Sumatera Utara tersebut.

Keseriusan dalam pengelolaan sungai Asahan sebagai destinasi wisata populer dan menantang dilakukan ketika sekelompok anak muda mendirikan Asahan River Rafting pada tahun 2015 dengan tujuan melestarikan, merawat sungai, dan mengelola ekowisata dengan Sungai Asahan sebagai primadonanya. 

Syahrul Alamsyah Simatupang merupakan salah satu anak muda yang konsisten menjalankan Asahan River Rafting. Sejak kecil, ia kerap melihat kompetisi arung jeram dan potensi sungai tersebut. Keseriusan Syahrul dan kawan - kawannya dalam menjaga sungai Asahan, sehingga menjadi fokus PT Inalum(Persero) untuk ikut melestarikan.

Langkah perusahaan, dalam menjaga Sungai Asahan dilakukan pada tahun 2017 ketika perusahaan bersama Kementerian BUMN melakukan revitalisasi ekowisata Sungai Asahan. 

Program tersebut meliputi perbaikan akses menuju lokasi wisata, pembangunan tangga keselamatan sebanyak 270 anak tangga, pemberian perahu karet, dan pembangunan fasilitas sanitasi, dan jembatan masyarakat. Peresmian pun dilakukan oleh jajaran direksi Inalum dan Menteri BUMN Rini Soemarno beserta jajaran. Akhirnya, ekowisata pun menggeliat.

Sampai hari ini perhatian PT Inalum sangat luar biasa, atas nama pengelola arung jeram kami sangat bersyukur dan berterima kasih, semoga pembinaan yang dilakukan INALUM berlanjut seterusnya, pungkas Syahrul Alamsyah. (zainuddin zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini