![]() |
| Wali Kota Rico Waas bersama Wiriya Alrahman. (foto/ist) |
Dalam acara pelepasan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi atas dedikasi Wiriya yang telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama lebih dari 34 tahun.
Rico Waas menegaskan bahwa masa purna tugas merupakan tahapan yang akan dilalui setiap ASN. Menurutnya, pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal babak baru untuk tetap memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan cara yang berbeda.
"Setiap ASN pasti akan sampai pada fase ini. Pak Wiriya telah melewati berbagai proses pembangunan dan pembenahan tata kelola pemerintahan di Kota Medan," ujar Rico.
Menurut Rico, warisan terbesar seorang pemimpin tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan melahirkan generasi penerus yang memiliki karakter kepemimpinan kuat. Ia menilai Wiriya Alrahman telah berhasil membina banyak ASN yang kini menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
"Beliau tidak hanya mengabdi, tetapi juga melahirkan banyak pemimpin melalui arahan, bimbingan, dan keteladanan yang diberikan selama bertugas," katanya.
Rico juga menegaskan bahwa pengalaman dan wawasan yang dimiliki Wiriya masih sangat dibutuhkan masyarakat. Ia berharap mantan Sekda tersebut tetap aktif berbagi ilmu, termasuk melalui dunia pendidikan maupun kegiatan kemasyarakatan.
Mewakili seluruh jajaran Pemko Medan, Rico menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian Wiriya selama bertugas. Ia juga mendoakan agar Wiriya selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan menikmati masa pensiun bersama keluarga.
"Sekarang saatnya menikmati waktu bersama keluarga. Semoga Pak Wiriya selalu sehat, sukses, dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT," ucapnya.
Sementara itu, Wiriya Alrahman mengenang perjalanan pengabdiannya selama 34 tahun di Balai Kota Medan sejak 1992. Ia mengatakan seluruh dinamika yang dilalui, baik suka maupun duka, menjadi bagian dari komitmennya melayani masyarakat dan membangun Kota Medan.
Menurutnya, berbagai capaian Pemerintah Kota Medan tidak terlepas dari soliditas seluruh jajaran, mulai dari pimpinan daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga seluruh ASN. "Tanpa kekompakan dan kerja sama, kita tidak akan mampu menjalankan amanah dengan maksimal," ujar Wiriya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya menjabat sebagai Sekda.
"Kepercayaan adalah fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan. Selama satu setengah tahun terakhir kami berupaya memberikan yang terbaik untuk mendukung visi dan misi pimpinan demi kemajuan Kota Medan," katanya.
Di penghujung sambutannya, Wiriya bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Pemko Medan atas segala kekhilafan maupun kekurangan selama menjalankan tugas.
"Sebagai manusia biasa, saya tentu tidak luput dari kekurangan. Atas segala kekhilafan dan hal-hal yang kurang berkenan, saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya," tuturnya.
Acara pelepasan turut dihadiri para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, kepala bagian, direktur utama PUD, serta camat se-Kota Medan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Wali Kota Medan kepada Wiriya Alrahman, dilanjutkan sesi foto bersama dan salam perpisahan.(tan)


