![]() |
| Ribuan Masyarakat Madina Semarakkan Pawai Obor Malam 1 Muharram 1445 Hijriah. (foto:mm/fadli) |
Pawai ini star dari halaman Masjid Hj. Zulyani Lubis, Aek Lapan, Sipolu-Polu sampai ke Taman Kota Panyabungan, Kecamatan Panyabungan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Madina, HM Jafar Sukhairi Nasution, Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan yang digagas Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) yang terdiri atas beberapa majelis pengajian dan Organisasi Keagamaan Islam di Madina itu dimulai dengan sholat maghrib, dzikir dan tausiyah kemudian sholat isya berjamaah. Setelah itu, acara kemudian dilanjutkan dengan orasi pernyataan sikap FUI menyangkut permasalahan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT), paham PKI serta deklarasi perang terhadap Narkoba.
"Pertama, FUI menolak keras akan kehadiran LGBT di Indonesia, tidak ada tempat untuk perilaku menyimpang LGBT. Kemudian, kita juga menolak paham Komunis PKI di Indonesia karena akan merusak tatanan bernegara dan merusak nilai nilai kebangsaan. Ke tiga, kami meminta agar narkoba segera diberantas di Madina karena hanya berdampak buruk dan merusak generasi muda Madina. Kami minta aparat hukum agar bertindak tegas dan serius memberantas narkoba," ucap Amin Rangkuti.
Sementara itu Bupati Madina menyampaikan bahwa pawai obor merupakan wujud kebangkitan Islam. "Kami ucapkan terima kasih kepada lembaga dan Forum Ukhuwah Islamiyah yang telah memprakarsai kegiatan pawai obor ini. Adapun Filosofi nmpawai obor yaitu dari (keadaan) gelap menjadi terang. Untuk itu saya harap, melalui momen ini kita tunjukkan bahwa Islam itu damai dan indah," ucap Sukhairi.
Dalam kesempatan itu, Sukhairi juga mengatakan bahwa Pemkab Madina juga akan mengadakan peringatan tahun baru islam dengan rangkaian acara Tabligh Akbar dan Pawai oleh oleh seluruh instansi pemerintahan.
"Kami harapkan masyarakat juga dapat meramaikan acara besok. Yaitu Tabligh Akbar dan pawai rombongan Pemkab Madina ke wilayah Panyabungan," sambung Sukhairi.
Bupati bersama Kapolres Madina dan Danramil Panyabungan kemudian melepas rombongan pawai obor yang terdiri dari unsur masyarakat, pelajar, santri dan lainnya. (fadli)


