![]() |
Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. (foto:mm/ist) |
Kapoldasu Irjen Agung mengatakan, sebagai umat beragama dengan doa dan berdzikir supaya lebih mendekatkan kita kepada Tuhan dan bisa lebih meningkatkan dalam menjalankan pembangunan yang sedang kita laksanakan. Kegiatan Doa dan Dzikir kebangsaan yang dilaksakan Pemkab Serdang Bedagai ini sangat bagus, dan dapat ditingkatkan lagi ke depannya.
“Kemerdekaan harus di isi dan kemajuan harus di teruskan bagaimana ke depan kita harus bisa membangun dan memastikan bahwa semua komponen Bangsa ini bersatu dan saling bergotong royong dan itu akan membantu kita dalam meraih kesuksesan dimasa depan," ujarnya.
Kapoldasu sangat bangga dengan terselenggaranya Dzikir dan Doa kebangsaan dihadiri ribuan masyarakat untuk sama sama melaksanakan kegiatan ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-78.
Sementara itu Bupati Sergai H Darma Wijaya menyampaikan hari ini kami menghadirkan Gus muwafiq untuk mengisi tausiyah di Kabupaten Sergai dalam rangka dzikir dan doa kebangsaan untuk mengisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
Momen ini merupakan makna dari Sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, sebab kemerdekaan Indonesia dapat diraih tentu tidak terlepas dari berkah dan rahmat Tuhan yang maha kuasa sehingga Kita semua wajib bersyukur atas kemerdekaan yang telah diberkahi.
“Rasa kebangsaan adalah rasa yang lahir karena ada perasaan sosial yang tumbuh dalam sejarah serta kebersamaan dalam menghadapi tantangan masa kini dalam mencapai cita-cita bangsa," kata Darma Wijaya.
Dzikir dan Doa Kebangsaan ini menghadirkan K.H. Ahmad Muwafiq, S.Ag atau lebih dikenal dengan Gus Muwafiq, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi beserta Jajaran Forkopimda Sergai, Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan, Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Sergai Aini Zetara Adlin Tambunan, Para Asisiten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Serta para Camat. (rasum)