![]() |
Rumah Warga di Perumnas Limapuluh Batu Bara Terancam Ambruk. (foto/ist) |
Pantauan medanmerdeka.com, Kamis (28/8/2025), menunjukkan kondisi drainase yang rusak telah membuat aliran air hujan menggerus tanah di sekitar fondasi rumah. Akibatnya, bangunan warga di kawasan tersebut mengalami retakan dan berisiko roboh sewaktu-waktu, terutama ketika hujan deras turun pada malam hari.
“Kalau hujan deras, air langsung masuk ke samping rumah dan mengikis tanah. Kami khawatir rumah bisa ambruk kapan saja,” keluh salah seorang warga yang terdampak.
Sejumlah rumah lain di lokasi yang sama juga mengalami kerusakan serupa. Warga menyebut, situasi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan nyata dari pemerintah. Padahal, kondisi di lapangan jelas membahayakan keselamatan penghuni.
Pihak Kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), hingga aparat kepolisian disebut telah meninjau lokasi. Mereka berjanji akan melakukan perbaikan drainase. Namun, hingga kini tindakan tersebut belum terealisasi.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah. Jika dibiarkan, bukan hanya harta benda yang terancam, tetapi juga keselamatan jiwa penghuni rumah.(zein)