![]() |
| Floria Yafanika menyalurkan bantuan sembako kepada warga. (foto/ist) |
Floria Yafanika (50), warga Kelurahan Limapuluh Kota, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut, harga beras pasar murah bervariasi, mulai dari Rp60.000 per 5 kilogram, Rp57.500 per 5 kilogram, hingga Rp50.000 per 5 kilogram. Perbedaan harga tersebut membingungkan masyarakat.
“Sering ada warga bertanya kenapa harga pasar murah berbeda-beda. Saya juga bingung menjawabnya, karena memang faktanya begitu,” ujar Floria, Kamis (4/9/2025).
Floria yang aktif memberikan bantuan kepada warga kurang mampu, menilai program pasar murah seharusnya lebih transparan dan merata. Ia berharap pemerintah daerah memastikan harga yang diterapkan seragam di tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan.
“Di tengah kondisi ekonomi sulit, pasar murah sangat membantu masyarakat. Tapi pemerintah harus benar-benar memonitor agar harga tidak berbeda, tepat sasaran, dan tidak dimonopoli pihak tertentu,” tegasnya.(zein)


