![]() |
| Tim gabungan BPBD Batu Bara mengevakuasi warga terdampak banjir yang sakit ke rumah sakit. (foto/ist) |
Hasil pendataan sementara BPBD Batu Bara hingga Jumat (28/11/2025) pukul 17.30 WIB mencatat 6.683 unit rumah, ratusan hektare lahan pertanian, serta area peternakan terendam banjir.
Banjir mulai terjadi pada Kamis pukul 05.00 WIB. Tingginya curah hujan disertai angin kencang, ditambah kiriman air dari arah hulu Pematang Siantar, menyebabkan genangan meluas hampir di seluruh kecamatan. Ketinggian air dilaporkan berkisar 60 hingga 120 sentimeter.
Pantauan BPBD menunjukkan banjir berdampak pada permukiman di sejumlah kecamatan, di antaranya Talawi, Sei Suka, Datuk Tanah Datar, Air Putih, Sei Balai, Medang Deras, Lima Puluh Pesisir, Tanjung Tiram, dan Nibung Hangus. Selain ribuan rumah, banjir juga merendam 1.141 hektare lahan pertanian dan 11 rante, serta 4 hektare area peternakan ikan.
BPBD Batu Bara menyebut kondisi di lapangan masih mengkhawatirkan. Hingga Jumat sore, hujan masih berlangsung tanpa tanda-tanda mereda sehingga debit air diperkirakan akan terus meningkat.
Warga di sejumlah titik terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat yang telah didirikan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
BPBD menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini meliputi bahan kebutuhan pokok dan dapur umum untuk pelayanan para pengungsi. Sementara kerugian material masih dalam proses perhitungan, dan pendataan terhadap fasilitas umum yang terdampak masih dilakukan. (zein)


