![]() |
| Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wali Kota Medan Rico Waas dan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menandatangani Perjanjian Kerja Sama. (foto/ist) |
Kesepakatan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan melalui pendekatan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Proyek PSEL sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan mampu mengubah sampah menjadi sumber energi listrik.
“Masalah sampah ini sudah lama menjadi perhatian dan merupakan salah satu concern Presiden Joko Widodo terkait tata kota. Karena itu, kita harus benar-benar serius menanganinya,” ujar Gubsu Bobby Nasution.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, produksi sampah di Kota Medan mencapai sekitar 1.200–1.700 ton per hari, sedangkan Kabupaten Deli Serdang menghasilkan sekitar 1.400 ton per hari. Jumlah ini dinilai cukup untuk memasok bahan baku bagi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Medan.
Bobby Nasution menegaskan, seluruh pihak terkait harus berperan aktif dalam mendukung kelancaran proyek tersebut. Ia meminta PDAM Tirtanadi dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) turut berperan dalam penyediaan kebutuhan air bagi operasional PSEL.
“Medan termasuk salah satu dari 10 kota yang menerima program PSEL ini. Karena itu, kita harus menjalankan dan menindaklanjuti setiap tugas dengan sebaik-baiknya,” tegas Bobby Nasution.
Sementara itu, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menyampaikan bahwa pihaknya siap berkontribusi dalam pasokan sampah harian ke PSEL. “Kami siap menyuplai sekitar 400 hingga 600 ton sampah per hari untuk mendukung proyek ini. Kami juga berharap dukungan dari Pemprov Sumut dalam distribusi dan pengelolaan sisa sampahnya,” ujar Asri Ludin.
Proyek PSEL Medan–Deli Serdang diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung transisi energi bersih di Sumatera Utara. Dengan kolaborasi lintas pemerintah daerah ini, Sumut menegaskan komitmennya menuju pengelolaan lingkungan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(tan)
.jpg)

