![]() |
Asosiasi Logistik Apresiasi Layanan PT PMT di Pelabuhan Belawan, Waktu Bongkar Muat Kian Cepat dan Aman. (foto/ist) |
Perbaikan waktu pelayanan receiving dan delivery serta penguatan aspek keselamatan kerja dinilai berdampak positif bagi kelancaran aktivitas logistik pada awal 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Angkutan Khusus Pelabuhan (ANGSUSPEL), dan Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) dalam pertemuan bersama manajemen PMT, Kamis (6/2/2026).
Ketiga asosiasi menilai langkah pembenahan operasional yang dilakukan PMT merupakan respons terhadap kebutuhan pelaku usaha. Perbaikan itu meliputi penguatan prosedur kerja, pembangunan budaya keselamatan, hingga rencana penambahan alat utama operasional untuk meningkatkan produktivitas terminal.
PMT berencana menambah sejumlah peralatan, seperti reach stacker, side loader, serta alat penanganan kontainer kosong guna mempercepat proses bongkar muat dan pergerakan peti kemas di area terminal. Langkah ini diharapkan mampu menekan waktu tunggu sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
Ketua ALFI/ILFA H. Surianto menyebut, meski masih terdapat kendala teknis saat sebagian peralatan menjalani perawatan, pengelola terminal dinilai sigap menyiapkan solusi.
“Pada situasi tertentu memang ada alat yang tidak beroperasi karena pemeliharaan atau gangguan teknis. Namun pengelola menyiapkan peralatan cadangan sehingga pelayanan tetap berjalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar respons terhadap keluhan pengguna jasa semakin cepat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci menjaga kepercayaan pelanggan.
Ketua ANGSUSPEL Ery Salim menambahkan, keandalan layanan terminal sangat memengaruhi kelancaran arus transportasi di pelabuhan. Peningkatan efisiensi operasional dan kesiapan peralatan dinilai memberi kepastian bagi pelaku usaha angkutan.
Sementara itu, Ketua ASDEKI Sumatera Utara Surya Darma menilai penguatan keselamatan kerja dan kesiapan alat operasional turut mendukung aktivitas depo kontainer serta memperlancar koordinasi antara terminal dan depo.
Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Rudi Susanto menyambut baik masukan dari asosiasi. Ia menegaskan forum komunikasi antara operator pelabuhan dan pengguna jasa akan terus diperkuat untuk memastikan peningkatan layanan berjalan berkelanjutan.
“Setiap masukan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan terminal semakin optimal,” katanya.
Dengan perbaikan berkelanjutan pada aspek peralatan, keselamatan kerja, dan mutu layanan, kinerja Pelabuhan Belawan diharapkan semakin efisien, andal, dan kompetitif dalam mendukung rantai logistik nasional.(awal yatim)


