Diterjang Banjir, Jamaah Masjid Taqwa Garoga Tetap Tarawih dan Tadarus di Tengah Puing

Sebarkan:
Kondisi Masjid Taqwa Garoga yang rusak akibat banjir bandang, namun tetap digunakan warga untuk salat tarawih dan tadarus.(foto:mm/subanta)
TAPANULI SELATAN — Di tengah kondisi bangunan yang rusak parah akibat banjir bandang, jamaah Masjid Taqwa Garoga, Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, tetap melaksanakan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an selama Ramadan 1447 Hijriah.

Meski sebagian dinding samping masjid hancur, beberapa tiang depan patah, serta plafon menganga, semangat ibadah warga tak surut. Dengan kondisi seadanya, belasan jamaah tetap datang setiap malam untuk menunaikan salat berjamaah.

Suasana haru terasa usai salat tarawih. Supriyanto Hasibuan, salah seorang jamaah, mengaku emosional saat kembali beribadah di masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan desanya itu.

“Sedih rasanya melihat kondisi masjid sekarang. Tapi rasa rindu saat keadaan normal dulu yang menguatkan hati saya untuk tetap salat di sini,” ujarnya lirih.

Pantauan di lokasi, selepas tarawih, beberapa anak-anak tetap mengikuti tadarus Al-Qur’an. Dengan dipandu seorang ibu, mereka melantunkan ayat suci di antara sisa bangunan masjid. “Harus tetap semangat, Bang,” ucap Fikri, salah satu anak yang ikut tadarus.

Bagi warga, keberadaan masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan keteguhan pascabencana. Di tengah keterbatasan, mereka memilih bertahan dan menjadikan Ramadan sebagai sumber kekuatan spiritual. (subanta)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com