![]() |
| Bupati Saipullah Nasution melakukan sidak di RSUD Panyabungan usai libur lebaran idul fitri 1447 H. (foto/ist) |
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pj Sekda Madina, Afrizal, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina.
Rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas rumah sakit, mulai dari ruang perawatan pasien hingga sarana dan peralatan medis.
Tak hanya meninjau fasilitas, Saipullah juga berdialog langsung dengan pasien guna memastikan kualitas pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Ia turut memberikan arahan kepada tenaga medis, baik dokter maupun perawat, agar pelayanan terus dimaksimalkan sesuai dengan tagline pelayanan “Si Jeges”.
Bupati Saipullah menyampaikan bahwa tanggal 25 Maret 2026 merupakan hari pertama seluruh instansi pemerintah kembali aktif bekerja secara resmi, setelah libur panjang Lebaran. Meski demikian, ia menyinggung adanya dinamika global, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah, yang turut berdampak secara luas, termasuk terhadap Indonesia.
Selain itu, kata dia, pemerintah pusat juga menerapkan kebijakan fleksibilitas kerja seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), guna mengantisipasi berbagai kendala, termasuk mobilitas pegawai pasca libur hari raya.
Namun demikian, Saipullah menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor vital seperti rumah sakit.
“Pelayanan rumah sakit tidak mengenal waktu. Apalagi di masa Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap tinggi, sehingga harus dipastikan berjalan maksimal,” katanya.
Dari hasil peninjauan, Saipullah memastikan bahwa seluruh layanan di RSUD Panyabungan berjalan dengan baik. Mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli umum, ruang rawat inap, laboratorium, hingga layanan persalinan dan perawatan anak, semuanya tetap beroperasi optimal.
Saipullah menyebutkan, ia sengaja menggali informasi langsung dari pasien terkait pelayanan yang diterima, baik dari sisi administratif maupun tindakan medis. Hasilnya, masyarakat mengaku puas dan tidak merasakan penurunan kualitas layanan, baik selama bulan Ramadan maupun libur Lebaran. “Alhamdulillah, pelayanan tetap berjalan sesuai dengan janji layanan yang telah ditetapkan,” ujarnya. (fadli)


