![]() |
| Bupati Batu Bara, H Baharuddin Siagian menyerahkan bantuan kepada umat muslim di Desa Bukit Holbung, Kecamatan Harian, Samosir. (foto/ist) |
Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni Masjid Al-Ikhwan di Desa Janji Martahan serta Masjid Al-Mubarok di Desa Bukit Holbung, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.
Turut hadir dalam kegiatan itu Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para Asisten, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian, Camat, Ketua KNPI, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Rombongan Bupati Batu Bara menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Kabupaten Batu Bara sebelum akhirnya tiba di Masjid Al-Ikhwan. Kedatangan rombongan disambut hangat masyarakat muslim setempat.
Kunjungan tersebut merupakan agenda tahunan yang dipimpin langsung Bupati Batu Bara selaku Ketua DPW Persatuan Batak Islam Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat muslim khususnya di Desa Janji Martahan.
Bupati Batu Bara menyerahkan bantuan untuk masjid serta paket sembako bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Latif, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat Maghrib, serta shalat Tarawih berjamaah.
Bupati Baharuddin mengaku bahagia dapat kembali bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat muslim di Desa Janji Martahan.
“Ini merupakan tahun kelima kami berkunjung ke tempat ini. Perjalanan ini selalu menghadirkan kebahagiaan bagi kami karena dapat berkumpul bersama saudara-saudara muslim di sini sekaligus mempererat nilai toleransi beragama di Kabupaten Samosir, khususnya di Desa Janji Martahan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Titian Muhibah memiliki makna penting, tidak hanya sebagai bagian dari ibadah di bulan suci Ramadhan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, Safari Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat persaudaraan antarumat beragama.
Bupati Batu Bara berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui semangat toleransi yang tinggi, diharapkan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya masing-masing tanpa mengganggu keyakinan pihak lain, sehingga tercipta kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kebersamaan. (zein)


