![]() |
| Kedua pengendara Vario menjalani perawatan di rumah sakit. (foto/ist) |
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit dump truck BM 9968 AI yang dikemudikan Reyhan (17) dan satu unit sepeda motor Honda Vario BK 3465 QAI yang dikendarai Lira (17) berboncengan dengan ibunya, Tati (49).
Akibat kecelakaan itu, dua pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Lira, warga Dusun I Desa Kuala Sikasim, Kecamatan Sei Balai, mengalami patah kaki kiri, patah tangan kanan, luka robek di kepala, serta lecet pada kaki kanan. Korban langsung dilarikan ke RSU Bidadari Batu Bara.
Sementara ibunya Tati, mengalami patah paha kiri dan luka robek pada kaki kanan. Korban sempat mendapat penanganan di Klinik Cinta Kasih sebelum dirujuk ke RSU Bidadari Batu Bara.
Selain itu, penumpang dump truck bernama Dana (19) mengalami luka pada mata sebelah kiri. Sedangkan pengemudi dump truck dan seorang penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa luka.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, dump truck yang datang dari arah Medan menuju Kisaran diduga mengalami gangguan pada sistem kemudi.
“Stir dump truck tidak bisa dikendalikan akibat terot tidak bekerja dengan baik sehingga kendaraan berjalan terlalu ke kanan,” demikian keterangan petugas.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario datang dari arah berlawanan, yakni dari Kisaran menuju Medan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Usai benturan terjadi, dump truck disebut sempat membanting setir ke kiri, sementara sepeda motor korban terseret sekitar delapan meter ke badan jalan sebelah kiri arah Kisaran.
Akibat kejadian tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan pada bagian kap depan dan shockbreaker depan patah. Sedangkan dump truck mengalami kerusakan pada kaca depan pecah dan bumper depan penyok. Kasus kecelakaan itu kini masih ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. (zein)


