Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Sebarkan:
Gedung Satreskrim Polres Batu Bara. (foto/ist)
BATU BARA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, melaporkan dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait tayangan podcast di akun YouTube Rie Podcast ke Polres Batu Bara.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/200/VI/2026/SPKT/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 10 Juni 2026 pukul 16.31 WIB.

Dalam laporan itu, Hamdi Hasibuan melaporkan dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 juncto Pasal 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di wilayah Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Adapun pihak terlapor disebut berinisial M dan SA.

Berdasarkan uraian dalam laporan polisi, Hamdi mengaku melihat dan mendengar tayangan podcast di akun YouTube Rie Podcast berjudul “LAPAS atau SARANG KEJAHATAN? Mengungkap Dugaan Narkoba dan Bisnis Kamar di Lapas Labuhan Ruku”.

Dalam tayangan tersebut, disebutkan adanya dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku. Selain itu, podcast tersebut juga menyinggung kasus meninggalnya seorang tahanan bernama almarhum Pane Perangin Angin yang disebut meninggal akibat dugaan penganiayaan oleh tahanan lain dan disaksikan petugas lapas.

Tidak hanya itu, dalam podcast tersebut juga muncul pernyataan yang meminta agar Kalapas Labuhan Ruku dicopot dari jabatannya.

Hamdi Hasibuan menilai isi tayangan podcast tersebut telah mencemarkan nama baik dirinya dan institusi yang dipimpinnya. Karena itu, ia memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Batu Bara untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan tersebut.(zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com