![]() |
| Bupati Asahan Taufik ZA dan Wabup Rianto menghadiri pembukaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut. (foto/ist) |
Kegiatan yang dibuka secara resmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H.R. Muhammad Syafii, tersebut mengusung tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Langkah Menuju Kolaborasi Sumut Berkah”.
MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara diikuti kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara serta berlangsung selama 10 hari. Sebanyak 1.109 peserta ambil bagian dalam delapan cabang perlombaan dan 25 golongan.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, unsur Forkopimda Sumut, para kepala daerah se-Sumatera Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN dan BUMD, hingga qari internasional Muhammad Zian Fachrezi dari Nusa Tenggara Barat.
Ketua Panitia MTQ ke-40 Sumut, H. Muhammad Yasir Tanjung mengatakan para juara nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Sumatera Utara pada MTQ Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
“Sebanyak 56 juara pertama dari delapan cabang dan 25 golongan akan dipersiapkan menjadi duta Sumatera Utara pada MTQ Nasional,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan MTQ ke-40 Sumut. Menurutnya, MTQ menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Al-Qur’an dan melahirkan qari-qariah terbaik dari Sumatera Utara.
Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga memberikan hadiah 10 paket umrah kepada peserta berprestasi. Sementara Wakil Menteri Agama RI menambahkan dua paket umrah tambahan.
Wamenag Romo H.R. Muhammad Syafii, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat persatuan umat dan menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan membentuk generasi yang religius serta berakhlak mulia,” ujar Taufik.
Ia berharap pelaksanaan MTQ mampu memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Pembukaan MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara berlangsung aman dan lancar. Acara ditandai dengan penekanan tombol dan pembukaan replika Mushaf Al-Qur’an sebagai simbol dimulainya rangkaian pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut. (rahmadhika)


