![]() |
| Mantan Bupati Tapteng, Tuani Lumbantobing, dan istri foto bersama dengan Panitia Pesta Parheheon Ama HKBP Sibolga Kota, Rabu (1/7/2026) malam. (foto:mm/ist) |
Menurutnya, gereja tidak cukup hanya memberikan pelayanan rohani, tetapi juga harus hadir membantu jemaat keluar dari persoalan ekonomi.
Ajakan itu disampaikan Tuani saat menerima kunjungan Panitia Parheheon Ama HKBP Sibolga Kota di kediamannya di Aek Garut, Sibolga Julu, Rabu (1/7/2026) malam.
"Pelayan gereja harus menjadi agen transformasi. Bukan hanya melayani kebutuhan spiritual, tetapi juga mampu memberdayakan ekonomi jemaat," kata Tuani.
Ia mengatakan kondisi ekonomi yang masih sulit menjadi tantangan besar bagi banyak keluarga. Karena itu, gereja didorong untuk melahirkan berbagai program pemberdayaan, seperti pelatihan kewirausahaan, pembukaan lapangan kerja, pendampingan usaha mikro, hingga optimalisasi aset gereja untuk meningkatkan kesejahteraan umat.
Menurut Tuani, pelayanan gereja akan semakin bermakna apabila mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi jemaat sehari-hari.
"Bagaimana mungkin jemaat dapat meningkatkan persembahan apabila kondisi ekonomi keluarganya masih terpuruk. Karena itu harus ada langkah konkret agar ekonomi umat bangkit dan jemaat semakin bersukacita beribadah," ujarnya.
Mantan anggota DPRD Sumatera Utara itu juga berharap para pelayan HKBP mulai membangun model pelayanan yang menggabungkan pembinaan iman dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, gereja dapat menjadi pusat penguatan spiritual sekaligus pusat pemberdayaan umat.
Dalam kesempatan tersebut, Tuani menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Parheheon Ama HKBP Sibolga Kota. Ia berharap kegiatan itu semakin memperkuat peran kaum bapak sebagai pemimpin keluarga yang mampu membimbing kehidupan rohani sekaligus bertanggung jawab terhadap kesejahteraan keluarganya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Tuani bersama keluarga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada panitia Parheheon Ama HKBP Sibolga Kota.
Kunjungan itu dihadiri Pimpinan Majelis HKBP Sibolga Kota, Pendeta (Pdt) Halim Perdana Simbolon, Ketua Dewan Koinonia Sintua (St) Tigor Tambunan, Ketua Seksi Ama, Marajahan Sitorus, Ketua Panitia Parheheon Ama, Mayor (Purn) TNI MT Sinaga, Bendahara H Sirait, Ketua Parompuan Haposan Sirait, Ketua Parompuan Lebiner Silaban, beserta jajaran pengurus lainnya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain membahas persiapan Parheheon Ama, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai tantangan pelayanan gereja di tengah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terus berkembang.
Pimpinan Majelis HKBP Sibolga Kota, Pdt. Halim Perdana Simbolon, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan perhatian yang diberikan Tuani beserta keluarga.
"Kami berterima kasih atas dukungan dan kepedulian Bapak Tuani Lumbantobing beserta keluarga terhadap pelaksanaan Parheheon Ama HKBP Sibolga Kota. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menyukseskan kegiatan tahun ini," katanya.
Pertemuan ditutup dengan doa yang dipimpin Pdt. Halim Perdana Simbolon. Ia mendoakan agar Tuani Lumbantobing beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan terus menjadi berkat bagi gereja maupun masyarakat. (jhonny simatupang)


