SURABAYA – PSMS Medan memastikan datang ke Piala Presiden 2026 bukan sekadar sebagai peserta pelengkap. Meski berstatus sebagai klub Liga 2 atau Championship, Ayam Kinantan bertekad memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi juara bertahan Port FC pada laga perdana Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, MInggu (26/7/2026) pukul 15.30 WIB..
Optimisme itu disampaikan langsung oleh pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, dalam konferensi pers resmi sehari sebelum pertandingan. Menurutnya, turnamen pramusim bergengsi tersebut menjadi kesempatan penting bagi timnya untuk mengukur kesiapan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
"Kita bersyukur bisa ikut Piala Presiden. Ini ajang juga buat kita untuk pre season kita. Kita bawa 28 pemain, kita sudah persiapan selama tiga minggu," kata Eko Purdjianto.
PSMS langsung dihadapkan dengan lawan yang tidak mudah. Port FC merupakan juara bertahan Piala Presiden sekaligus salah satu klub papan atas Thailand yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas.
Meski demikian, Eko menegaskan timnya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin.
"Kita tahu pertandingan pertama besok kita akan melawan Port FC yang kita tahu tim kuat, yang tahun lalu juara di Piala Presiden. Kita juga akan melewati beberapa pertandingan melawan Persija dan Persebaya," ujarnya.
Eko mengatakan, PSMS membawa total 28 pemain. Selain mematangkan persiapan tim utama, ajang Piala Presiden juga dimanfaatkan sebagai kesempatan mengevaluasi sejumlah pemain yang sedang menjalani masa trial.
Menurut Eko, performa para pemain tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sebelum kompetisi Liga 2 dimulai.
"Tim kita siap, beberapa pemain juga ada yang trial buat PSMS di kompetisi Liga 2 nanti."
Ia menambahkan, manajemen dan tim pelatih masih membuka peluang merekrut pemain baru apabila masih ada kebutuhan di dalam skuad.
"Untuk trial kita lihat, kalau menunjukkan performance yang bagus kita akan rekrut. Kalau misalnya tidak bisa menemukan yang terbaik, kita masih ada waktu merekrut pemain yang dirasa pas untuk mengisi posisi yang kurang," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Eko juga mengonfirmasi salah satu pemain senior PSMS, Rachmad Hidayat, tidak ikut dalam rombongan ke Surabaya.
Gelandang berpengalaman itu masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera saat persiapan tim.
"Pemain kita ada yang tidak kita bawa, Rachmad Hidayat. Waktu persiapan kemarin dia mengalami cedera, tapi tidak berat. Kita tidak memaksa dia di sini, yang penting dia bisa bermain di kompetisi nanti," ungkap Eko.
Keputusan itu diambil agar kondisi Rachmad benar-benar pulih sehingga dapat menjadi andalan PSMS saat Liga 2 resmi bergulir.
Eko menyadari PSMS datang sebagai wakil Liga 2 yang harus menghadapi klub-klub papan atas, termasuk juara bertahan turnamen. Namun, ia menegaskan hal tersebut justru menjadi motivasi bagi timnya untuk menunjukkan kualitas.
"Tim Liga 2 menghadapi juara bertahan di lsga pertama. Kita bersyukur bisa ikut Piala Presiden. Pertandingan pertama besok Port FC tim yang bagus, tim yang berat, tapi kita sudah siapkan untuk melawan. Kita mau menampilkan permainan yang terbaik," tegasnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga berharap kehadiran para pendukung PSMS yang berada di Surabaya dapat memberikan suntikan semangat bagi para pemain.
"Suporter Medan yang ada di Surabaya kami harapkan memberikan dukungan kepada tim," katanya.
Bek asing PSMS Medan, Angelo Meneses, yang turut mendampingi Eko dalam konferensi pers, mengakui bahwa Piala Presiden akan menjadi tantangan berat.
Menurut pemain asal Portugal itu, seluruh peserta memiliki kualitas tinggi, termasuk Port FC yang musim lalu berhasil menjadi juara.
"Saya rasa turnamen ini bakal sulit, melawan tim-tim yang sangat bagus. Port FC musim lalu mereka menang turnamen, jadi akan menjadi pertandingan yang sulit," katanya.
Meski demikian, Angelo menegaskan seluruh pemain PSMS telah bekerja keras selama masa persiapan dan siap memberikan performa terbaik.
"Tapi kami siap. Kami bekerja selama beberapa minggu untuk bermain bersama, jadi kami tahu dan kami akan memberikan yang terbaik untuk bertarung melawan mereka dan berupaya memenangkan pertandingan tentu saja," ujarnya.
Angelo mengaku mengenal salah satu pemain Port FC, Bruno Moreira, yang sebelumnya tampil di Liga 1 Indonesia bersama Persebaya Surabaya. Namun, ia menilai Port FC tidak hanya bergantung kepada satu pemain.
"Aku tahu Bruno dari musim lalu dan bermain selama tiga musim. Tapi Bruno bukan satu-satunya pemain bagus di Port. Tentunya dia bagus, tapi ada banyak pemain lain yang bagus. Jadi kita harus berhati-hati dengan semua dari mereka dan memainkan permainan kita," ujar pemain berkebangsaan Portugal itu.
Angelo juga ingin membuktikan bahwa status PSMS sebagai klub Liga 2 bukan berarti tidak mampu bersaing dengan tim-tim papan atas.
Menurutnya, seluruh pemain datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani persiapan intensif.
"Semua orang tahu PSMS Medan dari Liga 2, tapi kami juga bisa bersaing dengan mereka. Itu kenapa kami bersiap beberapa minggu untuk datang ke turnamen ini dan memberikan hal yang bagus tentang kami. Kami siap bersaing," kata pemain 33 tahun itu.
Bek berpengalaman tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada para pendukung PSMS yang dikabarkan akan hadir langsung di Stadion Gelora Bung Tomo. Ia berjanji seluruh pemain akan berjuang maksimal demi membalas dukungan tersebut.
"Kami dapat info suporter Medan datang. Kami merasa perlu berterima kasih, memberikan yang terbaik di lapangan dan memberikan hal positif," ungkapnya.
Menghadapi lawan-lawan elite, PSMS Medan berharap mampu mencuri perhatian di Piala Presiden 2026. Namun, apapun hasilnya, yang pasti gambaran peta kekuatan PSMS Medan untuk kompetisi Championship 2026/2027 akan terlihat, sebelum nantinya dievaluasi jelang kompetisi sebenarnya.(tan)


