![]() |
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Beri Trauma Healing dan Bantuan Pendidikan bagi Anak Korban Kekerasan Seksual. (foto/ist) |
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Batu Bara itu dipimpin langsung Kapolres AKBP Dony Satria Wicaksono. Turut mendampingi Kasat Reskrim AKP Masagus Z.D., Kasi Humas AKP P. Tamba, Kanit PPA Ipda Robby Harahap, serta personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batu Bara.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan empati kepada korban dan keluarganya serta memastikan kepolisian memberikan pendampingan secara menyeluruh, baik melalui proses hukum maupun pemulihan psikologis.
"Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga korban memperoleh keadilan dan kepastian hukum," kata Dony.
Selain memastikan proses penyidikan berjalan sesuai prosedur, Polres Batu Bara juga memprioritaskan pemulihan kondisi psikologis korban. Melalui kegiatan trauma healing, korban diberikan dukungan moral, motivasi, serta pendampingan agar dapat mengurangi dampak trauma dan kembali menjalani aktivitas serta pendidikan dengan lebih baik.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan korban, Kapolres turut menyerahkan bantuan berupa tabungan pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi dukungan bagi keberlangsungan pendidikan korban sekaligus memberikan semangat untuk menatap masa depan.
Menurut Kapolres, program trauma healing merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga memastikan korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara berkelanjutan.
"Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi korban tindak pidana. Karena itu, pemulihan psikologis menjadi bagian penting dalam setiap penanganan perkara yang melibatkan anak," ujarnya.(zein)


