Polisi Ungkap Fakta Wanita Tewas Bunuh Diri Tembak Kepala di Bumi Asri Medan

Sebarkan:
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak saat memaparkan keberhasilan personel mengungkap kasus kejahatan jalanan seperti curat, curas dan curanmor di Mapolrestabes Medan, Selasa (4/8/2026).(foto/ist)
MEDAN – Polisi mengungkap hasil penyelidikan kasus meninggalnya seorang perempuan berinisial L, mantan istri anggota polisi, yang ditemukan tewas di Komplek Bumi Asri, Kota Medan.

Korban diduga meninggal dunia setelah mengalami luka tembak akibat senjata api di dalam kamar mandi rumahnya pada Minggu (2/8/2026).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, penyidik telah melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut. Langkah yang dilakukan meliputi pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, hingga autopsi terhadap jenazah korban.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Pertama saksi Brigadir IH, kemudian saksi anak korban berinisial M yang masih berusia 9 tahun," ujar Kombes Jean Calvijn, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, kedua saksi tersebut merupakan orang yang berada bersama korban sebelum insiden terjadi.

Calvijn menjelaskan, sebelum kejadian korban bersama Brigadir IH dan anaknya berada di dalam kamar. Tidak lama kemudian, Brigadir IH keluar dari kamar. Saat kembali, ia mendapati anak korban masih berada di dalam kamar, sementara korban tidak terlihat.

Merasa curiga, Brigadir IH kemudian melihat tas milik korban dalam kondisi terbuka dan menemukan adanya senjata api di dalamnya. Ia selanjutnya memeriksa kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut.

"Saksi IH mengetuk pintu kamar mandi dan berusaha membujuk korban agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Anak korban juga ikut mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons," jelasnya.

Sebelum terdengar suara letusan, korban sempat menyampaikan kalimat terakhir kepada kedua saksi. "Terakhir ada ucapan dari korban, 'Maafkan saya.' Itu terakhir untuk kedua saksi tersebut," ungkap Calvijn.

Tidak lama setelah itu, terdengar suara letusan sebanyak satu kali dari dalam kamar mandi.

Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama tim Inafis. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan senjata api serta luka tembak pada bagian kepala korban.

Hasil pemeriksaan autopsi dan laboratorium forensik menunjukkan adanya residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara hasil pemeriksaan terhadap tangan Brigadir IH tidak ditemukan adanya residu tembakan.

Selain itu, dokter forensik juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam.

"Luka yang ditemukan hanya luka tembak pada bagian kepala. Tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya," kata Kapolrestabes Medan.

Meski demikian, penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya persoalan pribadi maupun keluarga yang berkaitan dengan kejadian itu. "Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga masih kami dalami," pungkas Calvijn.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial L yang merupakan mantan istri anggota polisi ditemukan meninggal dunia di Komplek Bumi Asri Medan, Minggu (2/8/2026).

Korban diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api yang berada di rumah tersebut. Usai kejadian, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (tan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com