Dua Roket Hantam Irak, Sasar Zona Hijau

Sebarkan:
IRAK - Dua roket Katyusha menghantam wilayah Zona Hijau di Baghdad, Irak pada Minggu (19/12) waktu setempat.

"Zona hijau di Baghdad menjadi sasaran dua roket Katyusha. Yang pertama ditembak jatuh di udara oleh sistem pertahanan C-RAM, yang kedua jatuh ke daratan dan merusak dua kendaraan," tulis pernyataan pasukan keamanan Irak, mengutip AFP.

Sumber mengatakan kepada AFP bahwa salah satu roket jatuh di dekat Kedutaan Amerika Serikat (AS). Hingga saat ini, tak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sejauh ini, masih belum ada korban jiwa yang dilaporkan, dikutip dari Reuters/cnnindonesia.com.

Zona Hijau sendiri merupakan tempat untuk berbagai kedutaan dunia di Irak, termasuk Kedutaan Amerika Serikat. Gedung pemerintah juga kerap menjadi sasaran roket yang dinilai pejabat AS dan Irak didukung oleh Iran.

Pada Juli lalu, Kedubes AS di Irak sempat menjadi sasaran serangan roket. Sebanyak tiga roket dilaporkan ditembakkan ke arah gedung itu.

Militer Irak menyatakan, tembakan roket tadi tak langsung mengenai gedung kedubes AS, tetapi tiga tempat di dekat Zona Hijau di Ibu Kota Baghdad yang dijaga ketat aparat.

Serangan ini terjadi tak lama setelah sejumlah pangkalan militer AS di Irak dan Suriah turut menjadi target tembakan roket dan pesawat tak berawak (drone).

Kelompok bersenjata pro-Iran diduga menjadi dalang di balik serangkaian serangan ke basis militer dan fasilitas diplomatik AS tersebut.

Serangan itu juga bertepatan dengan peringatan 10 tahun kepergian pasukan AS dari Irak pada 18 Desember 2011, setelah invasi dan penggulingan Saddam Hussein pada 2003 lalu.

Sementara itu, AS sendiri telah mengumumkan untuk mengakhiri misi peperangan di Irak pada akhir 2021.

"Peranan kami (AS) di Irak akan tetap ada, untuk membantu melatih, memandu dan dan membantu untuk menghadapi ISIS, tetapi kami pada akhir tahun tidak akan melanjutkan misi tempur," kata Presiden AS Joe Biden, seperti dilansir Reuters, Selasa (27/7). (*)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini