KBRI Sebut 1.600 WNI Kena Imbas Banjir di Malaysia

Sebarkan:

Sebanyak 1.600 WNI kena imbas banjir di Malaysia. (AP/Vincent Thian)
JAKARTA - Kedutan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur menyebut 1.600 Warga Negara Indonesia (WNI) kena imbas banjir di Malaysia sejak akhir pekan lalu hingga hari ini.

"Yang paling terdampak di daerah Pahang, Kuala Lumpur, Selangor," ujar Koordinator Pendidikan Sosial Budaya KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (20/12).

Yoshi mengatakan korban terdampak itu tersebar di berbagai wilayah. Menurutnya, ada wilayah yang paling terdampak banjir tersebut di antaranya Selangor, Kelang, Serimuda, dan daerah Meru. Saat ini, pihaknya juga tengah menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak.

Ia juga mengaku proses evakuasi untuk para WNI terus dilakukan. Saat ini, masih belum tercatat jumlah rincian warga Indonesia yang menginap di tempat evakuasi atau pengungsian lantaran beberapa orang sudah kembali ke tempat tinggalnya.

"Beberapa daerah ada yang sudah surut. Sehingga mereka kembali ke tempat tinggal masing," ujar Yoshi lagi.

KBRI juga tetap berkomunikasi dengan para WNI untuk terus mendata kebutuhan dan memantau kondisi mereka.

Menurut laporan dari beberapa media Malaysia, akibat banjir itu lima orang meninggal dan sebanyak 41 ribu warga dievakuasi.

Badan Manajemen Bencana Nasional Malaysia (NADMA) melaporkan banjir itu menerjang tujuh negara bagian. Di antaranya Kelantan, Terengganu, Pahang, Melaka, Negeri Sembilan, Selangor, Perak dan Kuala Lumpur.

Banjir di negeri jiran itu terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Jumat pekan lalu di Semenanjung Malaysia. Begitu parahnya hujan ini, disebut terjadi seratus tahun sekali. (red/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini