Malam - malam, Bupati Tapsel Temui Warga Terdampak Banjir di Posko Pengungsi

Sebarkan:

DIALOG : Bupati Tapsel Dolly Pasaribu berdialog dengan warga tedampak banjir. (foto:mm/thoriq)
TAPSEL - Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly P Pasaribu menyambangi sekaligus memotivasi warga terdampak banjir di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur.

Dari pantaian media, Bupati Dolly P Pasaribu tiba di lokasi banjir, Selasa (20/12/2021) sekira pukul 19.30 WIB. Beliau langsung mengunjungi pasko-posko yang sudah didirikan oleh pihak pemerintah daerah. 

Bupati Tapsel langsung mendatangi  dan mengajak warga yang terdampak banjir berdialog. Kepada Dolly, masyarakat mengaku bahwa selama terkena banjir, perhatian dari pemerintah terus ada.

Masyarakat juga mengapresiasi kunjungan Bupati, karena meskipun air masih tergenang, Bupati tetap datang mengunjungi warga.

Sementara itu, Bupati Tapsel meminta kepada masyarakat untuk bersabar menghadapi cobaan tersebut. Dia menjelaskan, segala upaya sudah dilakukan pemerintah agar masyarakat tetap merasa terlindungi pada saat bencana.

Sebelumnya, Bupagi Tapsel juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa, beras, minyak makan, mie intan dan telur kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Rianiate.

Pemkab Tapsel menyediakan tenda dan kebutuhan pokok warga pengungsi banjir. (foto/ist)
Kebutuhan Terpenuhi

Banjir yang melanda Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), sudah mulai surut, Selasa (21/12/2021).  “Alhamdulillah, ketinggian air sudah mulai surut hingga mencapai setengah meter,”ujar Jalal Nasution. 

Menurutnya, sejak beberapa jam yang lalu, air yang biasanya menggenangi badan jalan kini sudah mulai kering. Namun, ada beberapa bagian yang masih tergenang. 

Lebih lanjut dia mengatakan, hingga saat ini bantuan sudah berdatangan kepada masyarakat. ”Kemarin, Bupati juga sudah datang langsung menemui warga dan beliau (Bupati) juga membawa bantuan,” tuturnya.

Ditanya apakah ada yang kelaparan, Jalal menegaskan bahwa masyarakat yang terdampak banjir tidak ada yang kelaparan. Namun, satu awal terjadi banjir, masyarakat masih sedikit menerima bantuan dari pemerintah.”Tidak ada warga yang kelaparan. BPBD Tapsel juga langsung mendirikan tenda dan membawa makanan untuk masyarakat walaupun terbilang sedikit,”tandasnya. (thoriq/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini