Setiap Hari Kebanjiran Mesikpun Tak Hujan, ke Sekolah Harus Buka Sepatu

Sebarkan:

BANJIR : Kondisi pemukiman waga Lr I Umum, Lk I, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, selalu digenangi air setiap hari. (foto:mm/awal)
BELAWAN - Setiap air pasang maupun hujan, warga Lr I Umum, Lk I, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), kerap kebanjiran. Pemukiman yang kumuh dan lembab sudah mereka rasakan bertahun-tahun. Seperti yang terjadi sepekan terakhir di musim penghujan.

Putro (49) salah seorang warga menjelaskan tentang kondisi kawasan mereka yang memprihatinkan dan mengharapkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dapat melakukan perbaikan drainase dan peningkatan badan jalan yang selalu terendam air pasang maupun air hujan.

"Masyarakat di sini sangat mengharapkan perhatian dari Bapak Wali Kota Medan dengan kondisi warga yang berada di Lorong l Umum Kelurahan Bagan Deli.Selain rumah-rumah warga, jalan di Lorong tersebut juga selalu terendam air pasang maupun air hujan," kata Putro, Jumat (18/12/2021).

Dikatakan Putro, kondisi yang di alami warga bukan untuk kali ini saja,akan tetapi sudah berlangsung cukup lama. Dan tidak sedikit sepeda motor milik warga yang mogok ketika melintasi Lr l Umum, akibat tingginya air.

"Yang di rasakan warga bukan dalam bulan ini saja, tetapi sudah cukup lama dan kita tidak tau sampai kapan warga merasakan penderitaan ini. Banyak sudah sepeda motor yang mogok saat melintas di Lorong itu.Yang sangat menyedihkan, anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah harus membuka sepatunya agar tidak basah," ujarnya. 

Lanjut Putro, dirinya melihat pihak dari Kecamatan Medan Belawan dan Kelurahan Bagan Deli telah memperbaiki drainase di Jalan Besar Bagan Deli. Namun air masih tetap menerobos menuju Lr I karena kondisi kawasan yang rendah.

Kini warga Lr I Umum berharap kepedulian pemerintah untuk memperbaki kawasan ini sehingga sama dengan wilayah-wilayah lain perkotaan. 

"Kelak kami berharap anak-anak sekolah bisa berangkat dengan seragam dan sepatu yang lengkap, tidak lagi dibuka karena takut basah," harap Putro. (awal/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini