Sosok Gus Yahya Ketum PBNU Terpilih, Pernah Jadi Jubir Gus Dur

Sebarkan:

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (fo/Okezone)
MEDAN - KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dalam sidang Muktamar NU ke-34 di Lampung, Jumat (24/12/2012). 

Gus Yahya memperoleh 337 suara unggul dari KH Said Aqil Siradj dengan 210 sura. Hal ini terlihat dari Sidang Pleno III & IV Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang diadakan sejak Kamis, 23 Desember 2021 hingga 24 Desember 2021 di Lampung.

Gus Yahya lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 16 Februari 1966, merupakan putra dari KH Muhammad Cholil Bisri, pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin di Leteh, Rembang, Jawa Tengah, sebagaimana dilansir dari laman Okezone.com

Gus Yahya juga merupakan kakak Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang kini menjabat sebagai Menteri Agama (Menag) RI. Ayah Gus Yahya juga dikenal sebagai sosiolog dan politikus pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kakeknya juga seorang tokoh besar NU, KH Bisri Mustofa, penyusun Kitab Tafsir Al Ibris. 

Gus Yahya lahir dan besar di kalangan pesantren sudah digembleng ilmu agama sejak dini. Dia dikirim untuk mondok di Madrasah Al Munawwir Krapyak, Kota Yogyakarta yang diasuh oleh KH Ali Maksum. 

Setelahnya Gus Yahya menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIP UGM). Dia aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. 

Gus Yahya dikenal dekat dengan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dia pernah menjabat Juru Bicara Presiden sewaktu Gus Dur berkuasa pada 1999-2001. Gus Yahya juga pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2014-2019.  (red/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini