Aceh Utara-Langsa Dikepung Banjir, 4 Anak Meninggal Terseret Arus

Sebarkan:

Kondisi banjir di wilayah Aceh (ANTARA FOTO/Hayaturrahmah)

BANDA ACEH - Empat kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir luapan sejak empat hari lalu. Banjir tersebut mengakibatkan empat anak di dua daerah meninggal dunia karena terseret arus.

Daerah terendam banjir adalah Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur dan Aceh Utara. Banjir di wilayah tersebut merendam pemukiman warga, fasilitas publik hingga persawahan milik masyarakat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (Pusdalops BPBA), banjir akibat hujan deras itu berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.

Banjir di Aceh Tamiang disebut masih merendam 12 kecamatan. Ketinggian air diprediksi bakal meningkat bila hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur, sebagaimana dilansir dari detik.com, Selasa (4/1/2022).

Pemkab Aceh Tamiang disebut telah menetapkan status darurat bencana banjir. Sementara di Kota Langsa banjir menggenangi sejumlah desa di lima kecamatan.

Banjir disebut mulai surut tapi berpotensi kembali merendam rumah warga bila curah hujan meningkat. Pemerintah Kota Langsa tidak menetapkan status darurat bencana banjir.

Banjir juga merendam 17 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Berdasarkan data BPBA, banjir sudah mulai surut. Di Aceh Timur, banjir menyebabkan dua anak meninggal dunia.

Dua korban adalah Muhammad Piki Rehan (13) warga Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, dan Fajri (8) warga Dusun Peutuah, Desa Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong.

Sedangkan di Aceh Utara, banjir merendam 15 kecamatan dengan jumlah pengungsi mencapai 41 ribu orang. Banjir di sana juga menyebabkan dua anak meninggal yaitu Andika (11) asal Desa Meuria Kecamatan Matang Kuli dan M Rafa Alfarisi (6,5) asal Desa Beringin Kecamatan Samudera.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menetapkan status darurat penanganan bencana banjir. Status itu berlaku 14 hari hingga 15 Januari mendatang.

"Saya prihatin dan menaruh rasa kepedulian yang amat besar terhadap bencana ini," kata Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).

Salurkan Bantuan

Pemerintah Aceh mengirimkan empat truk bantuan masa panik untuk para korban banjir di daerah tersebut. Bantuan mulai didistribusikan pada Senin (3/1) kemarin.

"Sebelum musibah banjir ini, kita dari Pemerintah Aceh, dalam hal ini Dinas Sosial Aceh sudah menyetok barang di setiap gudang yang ada," kata Kadinsos Aceh Yusrizal dalam keterangannya.

"Lantaran belakangan ini banjir di beberapa kabupaten di Aceh semakin meluas, Dinas Sosial Aceh berinisiatif untuk menambah barang bantuan masa panik untuk masyarakat dalam bentuk sandang dan pangan," lanjutnya. (red/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini