Dagang Sabu, Unyil IRT Warga Denai Dituntut 6 Tahun Penjara

Sebarkan:

Majelis Hakim Menyidangkan IRT terdakwa narkoba. (foto/ist)
MEDAN - Terdakwa narkotika jenis sabu-sabu 175 gram, Eva Liana alias Unyil (38) seorang ibu rumah tangga (IRT) dituntut 6 tahun penjara, dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan, Kamis kemarin. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat menyatakan dalam nota tuntutan, warga Jalan Denai, Medan Arena ini dinilai terbukti melanggar Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. 

"Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan terdakwa Eva Liana alias Unyil dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara," ujarnya. 

Usai mendengarkan tuntutan, Majelis Hakim diketuai Hendra Sotardodo memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa menyampaikan pembelaannya (pledoi). Dalam pembelaannya, penasihat hukum terdakwa meminta keringanan hukuman. 

Mengutip surat dakwaan, pada 18 Agustus 2021, saat terdakwa berada di rumahnya di Jalan Denai, Medan Area didatangi 8 petugas kepolisian. Petugas mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di rumah terdakwa ada peredaran narkotika. 

Di rumah milik terdakwa itu, petugas melakukan pemeriksaan dan melihat gerak gerik mencurigakan terdakwa. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 2 plastik klip berisikan sabu seberat 175 gram, dari dalam bantal kursi terdakwa. 

Kemudian, petugas menemukan uang Rp9 juta dari dalam jok motor terdakwa. Saat diintrogasi, terdakwa mengakui bahwa barang haram itu miliknya dan uang Rp9 juta merupakan hasil penjualan sabu. Selanjutnya, petugas membawa terdakwa ke Polrestabes Medan. (abdoel/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini