Lapangan Kerja Terbuka, PPS Belawan Akan Bangun Pelabuhan Ramah Lingkungan

Sebarkan:

Kepala PPS Belawan bersama HNSI Medan. (foto:awal/mm)
BELAWAN -Dalam mengembangkan pelabuhan perikanan. Ke depannya, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan akan dibangun pelabuhan yang ramah lingkungan.

Hal ini disampaikan Kepala PPS Belawan Henry Maruli Batubara ketika mengadakan pertemuan dan menerima kunjungan kerja Apprasial Mission dari Prancis, di aula pertemuan PPS Belawan, Jumat (21/1/2022) siang.

Acara tersebut juga di hadiri dari HNSI Sumut, HNSI Kota Medan, AP2GB,Lurah Bagan Deli dan pengurus nelayan yang ada di Kota Medan.

Dikatakan Henry, dalam program prioritasnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengembangkan pelabuhan perikanan yang ramah lingkungan di empat titik, yakni Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Cilacap, Kendari, dan Bitung. Pengembangan itu akan dilakukan bersama The Agence Française de Développement (AFD), merupakan lembaga pembiayaan milk Pemerintah Prancis.

Nantinya sambung Henry, dengan adanya pengembangan pelabuhan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, akan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih besar dan meningkatkan perekonomian nelayan dan masyarakat sekitar.

"Program pengembangan pelabuhan akan meningkatkan infrastruktur pelabuhan.Selain itu juga akan di bangun fasilitas di pelabuhan perikanan dan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal. Selain itu pelabuhan juga menerapkan standar mutu hasil tangkapan ikan guna menunjang kelancaran ekspor,” terang Henry.

Lebih lanjut Henry mengatakan dana yang digunakan dalam proyek ini bersumber dari pinjaman dan/atau hibah luar negeri (PHLN) yang difasilitasi oleh AFD.Proyek pengembangan pelabuhan ini juga telah tercantum dalam daftar rencana pinjaman dan hibah luar negeri atau Blue Book serta Green Book dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (awal/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini