Prediksi Final Kedua Piala AFF 2020 Thailand vs Indonesia Malam Ini

Sebarkan:

Pemain Thailand Bodin Phala berhadapan dengan pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri dalam pertandingan Babak Final Leg 1 Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu, 29 Desember 2021. REUTERS/Caroline Chia.
JAKARTA - Laga kedua final Piala AFF 2020 antara Thailand vs Indonesia akan berlangsung pada Sabtu malam ini, 1 Januari 2022. Skuad Garuda menanggung beban berat harus menang dengan jarak minimal 5-0 untuk merebut trofi yang pertama kalinya.

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand pada laga pertama dengan skor telak 0-4. Pelatih Shin Tae-yong bertekad untuk membalas kekalahan itu sementara para pemain seperti Irfan Jaya dan Rizky Ridho menyatakan bahwa tak ada hal yang tak mungkin.

Melihat sejarah pertemuan kedua tim, Timnas Indonesia memang pernah membantai Thailand meskipun terjadi sudah sangat lama. Skuad merah putih tercatat pernah mnang 5-0 dari pasukan Gajah Perang pada ajang Piala Jakarta di tahun 1975.

Indonesia juga pernah merasakan kemenangan 5-1 dari Thailand saat tampil di Piala Medeka tahun 1984. Akan tetapi dalam dua dekade terakhir, Timnas Indonesia tak pernah menang dengan marjin lebih dari satu gol atas Timnas Thailand, sebagaimana dilansir dari lama tempo.co.

Beruntung bagi Shin Tae-yong, seluruh pemain terbaiknya dipastikan siap tampil pada laga malam ini. Pratama Arhan yang sempat absen pada laga pertama karena hukuman akumulasi kartu dipastikan sudah bisa tampil sejak awal.

Pelatih asal Korea Selatan itu harus menurunkan kekuatan terbaik sejak awal jika ingin mengejar defisit empat gol itu. Pada laga-laga sebelumnya Tae-yong terbiasa membagi dua kekuatan timnya. Egy Maulana Vikri, Irfan Jaya, Evan Dimas dan Elkan Baggott baru bermain pada babak kedua laga pertama Rabu kemarin.

Sementara di kubu Timnas Thailand, Pelatih Alexandre Polkings memastikan tak akan melakukan perubahan pada susunan pemainnya. Meskipun bek kiri senior Theeraathon Bunmathan sudah dapat bermain, akan tetapi dia tampaknya akan tetap memasang Tristan Do di posisi itu.

Chanatip Songkrasin cs dianggap bermain sangat baik pada laga kontra Timnas Indonesia pada laga Rabu lalu, namun Polking menyatakan bahwa mereka tetap harus mewaspadai Indonesia yang bertekad untuk membalas kekalahan.

Pelatih asal Brasil itu masih akan kehilangan penjaga gawang utamanya, Chathai Bootprom. Bek tengah Elias Dolah yang mengalami cedera juga kemungkinan akan absen, namun Polking masih menyimpan Manuel Bihr yang tak diturunkan pada laga pertama.

Berikut prediksi susunan pemain final kedua Piala AFF 2020 antara Thailand vs Indonesia:

Thailand (4-2-3-1): Siwarak Tedsungnoen; Tristan Do, Manuel Bihr, Kritsada Kaman, Philip Roller; Phitwat Sukijtthammakul, Weeraathep Pomphan; Bordin Phala, Chanatip Songkrasin, Supachok Sarachat; Teerasil Dangda

Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Pratama Arhan, Elkan Baggott, Alfeandra Dewangga, Asnawi Mangkualam; Evan Dimas, Rachmat Irianto; Irfan Jaya, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman; Ezra Walian.

Harus diakui bahwa Thailand saat ini memiliki pemain yang sudah matang. Polking hanya membawa dua pemain berusia di bawah 21 tahun. Timnas Indonesia di sisi lain, sebagian besarnya berisikan para pemain berusia 19-22 tahun.

Meskipun demikian, para pemain muda Indonesia telah membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim-tim yang secara usia berada di atas mereka. Witan Sulaeman cs mampu menahan imbang Vietnam serta mengalahkan Malaysia dan Singapura.

Hal itu menandakan bahwa kematangan sudah ada dalam para pemain pilihan Tae-yong. Hanya saja, mereka memang belum memiliki pengalaman untuk bermain di laga sebesar final Piala AFF.

Kegugupan seperti yang dipertontonkan pada laga pertama tak boleh kembali terjadi. Beban berat harus menang dengan jarak lima gol untuk meraih trofi tak harus ada dalam benak para pemain. Tugas mereka adalah bermain sebaik-baiknya agar strategi yang diterapkan pelatih berjalan dengan sempurna.

Dari sisi strategi, Tae-yong sebenarnya tak kalah dari Polking. Pelatih asal Korea Selatan itu telah membuktikan pernah membawa timnya meraih gelar juara di berbagai ajang. Dia pernah membawa Seongnam Ilhwa Chunma merah gelar Piala Korea Selatan pada 2010-2011 dan bahkan menggenggam supremasi sepak bola Asia di level klub, Liga Champions Asia, pada 2009-2010.

Di level Internasional, Tae-yong juga mampu membawa Korea Selatan meraih gelar jaura Piala Asia Timur pada 2016-2017 serta membawa skuad Negeri Ginseng mengalahkan raksasa dunia, Jerman, di Piala Dunia 2018 meskipun gagal lolos dari babak penyisihan grup.

Berkaca pada laga pertama, strategi yang diterapkan Tae-yong sempat berjalan cukup baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Para pemain Timnas Indonesia memiliki beberapa peluang untuk menjebol gawang lawan.

Bahkan Indonesia nyaris menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama jika saja Alfeandra Dewangga berhasil memanfaatkan peluang emas yang dia miliki.

Hal itu membuktikan bahwa pertahanan Thailand bukannya tak bisa ditembus. Para punggawa Timnas Indonesia hanya butuh ketenangan untuk bisa mengkonversi peluang menjadi gol.

Bermain ngotot sejak awal harus menjadi tema yang dipilih Timnas Indonesia jika ingin mengimbangi Thailand. Mereka tak boleh mudah kehilangan bola dan membiarkan para pemain lawan untuk leluasa membangun serangan.

Hal itu sebenarnya sudah ditunjukkan Timnas Indonesia pada laga kontra Vietnam. Hanya saja, saat itu, serangan balik yang dilancarkan oleh Ricky Kambuaya cs memang belum serapi saat ini.

Membantai mereka dengan jarak lima gol memang bukan perkara mudah, akan tetapi bukan hal yang tak mungkin. Barcelona pernah melakukan hal itu pada Liga Champions musim 2016-2017. Kalah dari PSG 0-4 pada laga pertama, Lionel Messi cs mampu meraih kemenangan 6-1 pada laga kedua.

Timnas Indonesia memang bukanlah Barcelona, akan tetapi tak ada hal yang tak mungkin. Keajaiban tidak begitu saja turun dari langit, keajaiban bisa terjadi selama ada tekad kuat dan kerja keras di lapangan.

Laga final kedua Piala AFF 2020 antara Thailand vs Indonesia akan berlangsung pada Sabtu malam 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh iNews, RCTI dan ChampionsTV1. (red/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini