TNI AL Temukan Satu Jenazah Nelayan Sergai di Perairan Batubara

Sebarkan:

Personel TNI AL mengevakuasi satu jenazah nelayan Sergai yang hilang diterpa ombak. (foto:mm/ist)
SERGAI - Setelah empat hari hilang dihantam ombak, satu dari dua nelayan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil ditemukan personel TNI AL di perairan Kwala Tanjung, Kabupaten Batubara.

Jenazah Mardan Sianipar (30) ditemukan mengambang di peraian Batubara, kemudian dievakuasi personel TNI.

Kapolres Sergai AKBP Ali Machfud melalui Kasat Polair Polres Sergai IPTU Syahrizal membenarkan ditemukannya satu jenazah nelayan Mardan Sianipar, Jumat (7/1/2022) pukul 14.00 WIB, oleh personel TNI AL.

Setelah dievakuasi, jenazah kemudian dirujuk ke instalasi RSUD Batubara, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dua nelayan asal Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hilang diterjang ombak di are sejauh 2,5 mil, timur pantai Taluk Sentang.

Musibah yang menimpa Mardan Sianipar (30) dan HS (16) terjadi Selasa (4/1/2021) siang kemarin. Sementara perahu keduanya ditemukan dalam kondisi telungkup.

Satpol Air Polres Sergai dan Tim BPBD Serdang Bedagai hingga kini masih melakukan pencarian, Rabu (5/1/2022).

Informasi kedua korban diperoleh dari Kepala Desa Sentang, Salamuddin bahwa ada warganya yang mengalami musibah Sampan jaring yang diawaki 2 orang nelayan tenggelam di Perairan Lk 2.5 Mil Timur dari Pantai Taluk Sentang karena dihempas ombak besar pada Selasa siang (4/1/2022) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Meskipun telah dilakukan pencarian oleh warga, namun  hanya Sampan jaringnya yang ditemukan, sedangkan kedua orang awak sampan tersebut belum diketemukan. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Ali Machfud melalui Kasat Polair Polres Serdang Bedagai, Iptu Syahrizal kepada wartawan mengatakan bahwa sebelum kejadian korban bersama nelayan, Santoso (42) dan M Rasid (44) yang juga rekannya  berangkat melaut untuk mencari ikan, selanjutnya ditengah laut mereka berpisah untuk mencari ikan masing-masing. 

Sekitar pukul 13.00 WIB setelah menangkap ikan, rekannya berlayar dan pada waktu saksi melihat di posisi Lk 2.5 Mil timur Pantai Taluk Sentang saksi melihat Sampan ke dua korban dalam posisi telungkup dilaut, peralatan sampan berserakan dan selanjutnya saksi mencari cari korban di sekitar kejadian namun tidak ada ditemukan. 

Selanjutnya saksi menarik sampan korban ke pantai Taluk Sentang dan melaporkan hal tersebut kepada keluarga dan kepada Kades Sentang. "Kami melakukan cek TKP mendatangi rumah korban dan hingga saat masih melakukan pencarian terhadap korban," pungkas Syahrizal. (zein/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini