7 Warga Positif COVID-19, Sibolga Siaga Gelombang Ketiga

Sebarkan:

SIBOLGA - Pemerintah dan Kepolisian Resor (Polres) Sibolga menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Wira Pratama Polres Sibolga, Sabtu (5/2), dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadinya gelombang ketiga (III) pandemi COVID-19. 

Rakor dihadiri Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan diwakili Asisten II Hendra Darmalius dan Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja dan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 serta instansi terkait, digelar setelah tujuh warga Kota Sibolga terkonfirmasi positif COVID-19.

Asisten II Hendra Darmalius, mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga COVID-19.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, juga menyampaikan hal yang sama. Namun, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga COVID-19 di Kota Sibolga, ia meminta agar pos penyekatan kembali diaktifkan. 

Ia juga meminta agar operasi yustisi dengan memberikan teguran tertulis kepada pelaku usaha yang melanggar jam operasional serta memberikan imbauan dan edukasi prokes kembali dilakukan. 

"Saya juga meminta agar sarana isoter, rumah sakit, oxygen, dan obat-obatan disiapkan. Termasuk pemasangan stiker di rumah warga positif COVID-19 dan pemberian bantuan sosial (Bansos)," katavTaryono. 

Kapolres juga meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) diatur kembali. Begitu juga dengan test, tracing, dan treatment (3T) terhadap pihak-pihak yang memiliki kontak erat dengan ke tujuh warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 dilakukan. Serta penerbitan kembali surat edaran atau Instruksi Wali Kota Sibolga, khususnya tentang giat hajatan pernikahan dan jam operasional toko, warung, cafe, dan usaha lainnya. 

"Aktifkan kembali pos pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di tiap Kelurahan dan data lokasi yang wajib menggunakan Qr Code Peduli Lindungi. Termasuk akselerasi percepatan vaksinasi dosis kedua (II), lanjut usia (Lansia), anak dan booster," tegas Taryono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sibolga, Formansyah Hulu, diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dona Pandiangan, membeberkan data ke tujuh warga Sibolga yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut. 

Dari ke tujuh warga itu ungkap Dona, tiga orang berada di Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, tiga orang di Kelurahan Aek Parombunan serta satu orang di Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan.

"Adapun langkah yang telah kami ambil adalah dengan melakukan tracing dan testing terhadap warga yang memiliki riwayat kontak erat dengan ke tujuh pasien," tutur Dona. 

Termasuk pihaknya juga imbuh Dona, terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atas kendala pendaftaran dalam penggunaan Qr Code Peduli Lindungi dan melakukan pendataan pelaku usaha yang belum memiliki QR Code Peduli Lindung. 

"Karena masih banyak pelaku usaha yang belum mempunyai QR Code Peduli Lindungi," tukas Dona. (Jhonny Simatupang/mm) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini