Lestarikan Biota Laut, Kepala BI Sibolga Lepasliarkan Penyu Hijau di Pantai Binasi

Sebarkan:

KPw BI Sibolga Aswin Kosotali bersama pegawai melepasliarkan penyu hijau di pantai Binasi,Tapteng.(foto/ist)
TAPTENG - Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga, Aswin Kosotali bersama istri melepasliarkan penyu hijau (chelonia mydas) dewasa di Pantai Binasi, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu kemarin.

Pelepasliaran satwa endemik terancam punah tersebut diikuti pelepasan puluhan tukik (anak penyu) para pegawai BI Sibolga.

Dikatakan Aswin, pelepasliaran penyu ini bertujuan untuk mendukung pelestarian biota laut demi keseimbangan ekosistem. Hal itu berhubungan dengan konsep ekowisata berbasis konservasi alam.

"Suatu saat, ini akan menjadi tulang punggung ekonomi kita ke depan dalam menjaga daya dukung lingkungan dan ekonomi," tutur Aswin usai pelepasan.

Sementara itu, Sekretaris Kelompok Konservasi Penyu Pantai Binasi, Efendi Sinaga menyebutkan, penyu hijau merupakan salah satu dari tujuh jenis penyu di dunia. Enam di antaranya hidup di Indonesia.

"Dari enam jenis penyu yang hidup di Indonesia ini, empat di antaranya di konservasi di pantai binasi, yakni, penyu hijau, penyu sisik, penyu tempayan, dan penyu lekang. Ke empat jenis penyu ini biasanya datang bertelur ke pantai binasi," ungkap Efendi di lokasi konservasi. 

Penyu hijau atau bahasa latinnya Chelonia mydas ini sendiri adalah penyu laut besar yang termasuk dalam keluarga Cheloniidae. Penyu hijau ini terancam punah karena banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya (karapaks dan plastron) sebagai hiasan, telurnya sebagai sumber protein tinggi dan obat, juga dagingnya sebagai bahan makanan. (jhonny/mm) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini