Berisik, Cafe Samudra Komplek Mega City Ganggu Ketenangan Warga

Sebarkan:

Suasana Cafe Samudra Komplek MegaCity mengganggu ketenangan warga sekitar. (foto:mm/tana)
TEMBUNG - Hingar - bingar suara musik Cafe Samudra di Komplek Mega City Jalan Medan - Tembung (Jembatan Tembung), Dusun III Rambutan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, menganggu ketenangan warga sekitar. 

Ironisnya lagi, suara bising musik dari Cafe Samudra yang telah dibuka sejak akhir tahun lalu itu (19/11-2021) sudah beraktivitas sejak pukul 8.30 WIB dan bahkan usai salat Isya hingga sampai pukul 2.00 WIB dinihari. 

Pemilik cafe ditengarai tanpa memikirkan warga sekitar yang sedang istrahat.  Akibatnya, warga tak bisa tenang, bahkan untuk berkomunikasi antar sesama anggota keluarga  di dalam rumah mereka sendiri, sulit kedengaran. 

Salah seorang warga, Risando Siregar (60) menceritakan, sejumlah warga yang bertetangga dengan cafe tersebut, sudah melayangkan protes keberadaan Cafe Samudra yang kerap bising hingga larut malam.  

"Kami sudah protes kepada pemilik cafe, awalnya sudah ada kesepakatan dan sempat dipindahkan kearah Sungai Tembung dan volume musik dikurangi," kata Risando yang diamini warga lainnya, Selasa (29/3/2022). 

Dia menjelaskan, semula sudah ada kesepakatan setelah pertemuan pada bulan Januari (28/01-2022) lalu. Saat itu, pemilik cafe berjanji mulai pukul 23.00 WIB, hingga pukul 01.00 WIB malam, suara musik sudah tidak keras lagi dan sound system dipindahkan ke arah Sungai Tembung. Namun hal itu tidak berlangsung lama. Beberapa saat kemudian, sound sistem malah bertambah dan dipindahkan lagi dekat dengan rumah warga. 

"Dekatnya lebih kurang 20 meter dari rumah penduduk. Persoalan bising itu sangat meresahkan dan mengganggu kami beribadah. Ini sudah 3 kali dilaporkan ke kepala Desa Tembung Kecamatan Deliserdang. Tapi tidak diindahkan pemilik cafe," ungkap Risando. 

Sementara itu, Ayub (56) waga lainnya yang turut memprotes suara hingar - bingar dari cafe itu, mengatakan, rumahnya yang terlatak di dekat kafe tersebut sangat terganggu dengan dentuman suara musik dari kafe tersebut, yang terdengar hingga ke rumah-rumah warga di sekitarnya.

“Malam itu ngeri suaranya. Hampir setiap malam suara bising. Warga sudah merasakan keresahan dan terganggu, Suara TV dirumah kami pun tak terdengar lagi, karena lebih kuat suara musiknya,”ujarnya. 

Maka itu, dia menambahkan, warga sekitar sudah sepakat dalam waktu dekat akan melaporkan Cafe Samudra ke Polsek Percut Sei Tuan agar cafe itu tidak lagi meresahkan bagi warga sekitar. "Pekan depan kami mau ke Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan keresahan warga, " tuturnya. 

Untuk diketahui Cafe Samudra juga belum memiliki izin serta persetujuan warga sekitar. Maka itu, warga berharap agar polisi dan Satpol PP Deli Serdang menutup cafe yang meresahkan tersebut. (tana nst)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini